Adebayo Cedera, Heat Tersingkir Dramatis di Play-In NBA 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 15 April 2026 | 23:54 WIB
Bam Adebayo tergeletak di lantai setelah dijegal oleh LaMelo Ball dari Hornets pada kuarter kedua play-in NBA 2026, 14 April waktu setempat.  (AP)
Bam Adebayo tergeletak di lantai setelah dijegal oleh LaMelo Ball dari Hornets pada kuarter kedua play-in NBA 2026, 14 April waktu setempat. (AP)

SportlinkNews - Laga panas Play-In NBA antara Miami Heat dan Charlotte Hornets menyisakan cerita pahit bagi tim tamu.

Selain kalah dramatis 126-127 lewat overtime, Selasa, 14 April malam waktu setempat, Heat juga kehilangan pilar utamanya, Bam Adebayo, akibat insiden keras di lapangan.

Peristiwa itu terjadi di awal kuarter kedua saat perebutan bola. Kontak dengan LaMelo Ball membuat Adebayo terjatuh keras ke bagian punggung dan sempat tergeletak cukup lama sebelum mendapat penanganan medis.

Baca Juga: NOC Indonesia Hadirkan Game Changer Award di RAT 2026

Meski mampu bangkit dan berjalan sendiri ke ruang ganti, Adebayo dipastikan tidak kembali bermain karena mengalami cedera punggung bawah. Kehilangannya langsung terasa, dengan permainan Heat menurun drastis di sisa laga.

Pelatih Heat, Erik Spoelstra, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap insiden tersebut. "Situasi seperti itu sangat berbahaya. Itu bukan hanya soal pelanggaran, tapi juga menyangkut keselamatan pemain," ungkapnya.

Namun, keputusan wasit tetap tidak berubah. Tidak ada pelanggaran yang diberikan, dan insiden itu pun tidak ditinjau ulang.

Baca Juga: Bangkit! Timnas Putri Indonesia Amankan Peringkat Ketiga FIFA Women’s Series 2026

Di sisi lain, Ball membantah adanya unsur kesengajaan. Ia mengaku tidak sepenuhnya sadar dengan situasi saat kontak terjadi.

"Saya minta maaf atas kejadian itu. Kepala saya sempat terbentur dan saya tidak tahu posisi saya. Saya harap dia baik-baik saja," kata Ball dengan nada menyesal.

Terlepas dari kontroversi, Ball tetap tampil sebagai penentu kemenangan Hornets lewat tembakan di detik akhir. Hasil ini menjaga peluang Charlotte untuk merebut tiket playoff.

Baca Juga: PSSI-FFF Kolaborasi, 20 Pemain Putri U-17 Digembleng di Clairefontaine

Sementara bagi Miami, kekalahan ini menjadi penutup musim yang pahit. Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, mereka gagal melangkah ke playoff, ditambah kehilangan Adebayo di laga krusial.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X