SportlinkNews - Stephen Curry kembali menjadi pusat permainan Golden State Warriors saat ia tampil eksplosif di paruh kedua.
Ia membawa timnya meraih kemenangan dramatis 126-121 atas Los Angeles Clippers pada laga play-in NBA 2026 di Intuit Dome, Rabu, 15 April malam waktu setempat.
Curry menutup pertandingan dengan 35 poin dalam 36 menit, termasuk 27 poin di babak kedua dan 16 poin hanya di kuarter ketiga.
Baca Juga: Catur Pamungkas Tembus 100 Penampilan Bareng Persebaya
Puncak aksinya terjadi ketika ia mengeksekusi tembakan tiga angka step-back krusial dengan sisa waktu 50,4 detik, yang memastikan Warriors unggul tiga poin dan tidak lagi terkejar.
Meski sempat kesulitan di paruh pertama, Curry berubah menjadi mesin poin di kuarter ketiga dengan torehan 16 poin.
Ia melancarkan serangkaian serangan yang sepenuhnya mengubah momentum pertandingan, mulai dari layup hingga tembakan jarak jauh, yang membawa Warriors bangkit setelah sempat tertinggal.
Baca Juga: Jalani Momen Krusial, Dias Syayid Jaga Kepercayaan Mauricio Souza
"Ini adalah semangat kompetitif Steph yang sesungguhnya. Saat dia bisa bersaing, dia akan bersaing," kata pelatih Steve Kerr.
Selain Curry, Kristaps Porzingis dan Gui Santos masing-masing mencetak 20 poin, sementara Brandin Podziemski menambah 17 poin untuk memperkuat kedalaman skuad Warriors yang relatif baru dimainkan bersama.
Porzingis juga mencuri perhatian lewat dua dunk keras di babak pertama, termasuk putback eksplosif yang menggetarkan ring setelah merebut rebound ofensif.
Baca Juga: Kabar Tim Inter: Kapan Bisseck & Lautaro Diperkirakan Pulih dari Cedera
"Dia pemain besar dengan kemampuan lengkap. Dia selalu siap di laga besar," ungkap Kerr.
Drama berlanjut hingga kuarter keempat, ketika Al Horford menjadi pembeda lewat akurasi sempurna dari tembakan tiga angka.
Ia mencatat 4 dari 4 tripoin di periode penutup, termasuk tembakan krusial yang membawa Warriors berbalik unggul di menit-menit akhir.
Baca Juga: Bojan Hodak Bakal Ukir Sejarah Baru di Persib, Siap Lampaui Rekor Indra M. Thohir
Curry pun memberikan pujian tinggi kepada rekan barunya tersebut. "Dia tidak ragu, dia tahu kapan harus muncul. Itu yang dilakukan para juara," ujarnya.
Di sisi lain, Draymond Green tampil sebagai tembok pertahanan Warriors dengan catatan empat steal.
Ia juga berhasil meredam Kawhi Leonard tanpa poin selama 11 menit di kuarter keempat, sebelum akhirnya Leonard mencetak poin di detik-detik terakhir saat laga sudah ditentukan.
Baca Juga: Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions: Harry Kane Mengejar Kylian Mbappe
"Dia pemain bertahan Hall of Fame. Sangat sulit bahkan untuk mendapatkan ruang tembak," tukas Leonard.
Clippers sebenarnya memulai laga dengan sangat cepat lewat 12 poin beruntun. Namun Warriors mampu bangkit melalui dua momentum besar, termasuk run 13-0 di kuarter kedua yang mengubah arah pertandingan.
Sejak saat itu, duel berlangsung ketat hingga akhirnya Curry dan Horford memastikan kemenangan di detik-detik penutup.
Pada laga selanjutnya Warriors (unggulan ke-10) akan menghadapi Phoenix Suns (unggulan ke-7) di Mortgage Matchup Center pada Jumat, 17 April waktu setempat. Pemenang pertandingan ini akan lolos ke babak playoff NBA 2026.
Artikel Terkait
Keisengan Stephen Curry Saat Mendapat Kawalan Ketat Pemain Charlotte Hornets
Stephen Curry Kembali Curi Perhatian, Kenakan Sepatu Tenis Milik Roger Federer
Lampaui Paul Pierce, Stephen Curry Tembus 19 Besar Pencetak Poin Sepanjang Masa NBA
Momen Haru di Charlotte, Jersey Dell Curry Resmi Diabadikan Hornets
Comeback Curry Warnai Laga Dramatis, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets