SportlinkNews - Minnesota Timberwolves menunjukkan mental bangkit dengan mencuri kemenangan penting di kandang Denver Nuggets pada game 2 playoff.
Dalam duel sengit di Ball Arena, Senin, 20 April waktu setempat, Wolves menumbangkan Nuggets 119-114 untuk menyamakan kedudukan seri menjadi 1-1.
Laga ini berlangsung ketat sejak awal, dengan kedua tim saling membalas momentum hingga detik-detik akhir.
Baca Juga: Andrew Jung dan Noah Sadaoui Sama-sama Kecewa dengan Hasil Imbang Persib Vs Dewa United
Denver sempat tampil dominan di kuarter pertama lewat rentetan poin cepat, bahkan menutup periode awal dengan keunggulan 39-25.
Namun, Minnesota merespons di kuarter kedua dengan pendekatan berbeda, bermain lebih agresif menyerang paint dan mengurangi ketergantungan pada tembakan perimeter.
Perubahan strategi itu langsung berdampak. Wolves membalas dengan skor identik 39-25 di kuarter kedua, membuat laga kembali imbang 64-64 saat turun minum, termasuk buzzer beater jarak jauh dari Jamal Murray yang menyamakan skor.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Terjebak di Zona Merah, De Zerbi Tolak Pemikiran Negatif
Di babak kedua, pertandingan berubah menjadi adu ketahanan. Keunggulan silih berganti, namun Wolves menemukan pembeda lewat dominasi second chance points.
Mereka unggul jauh 20-3 dalam kategori tersebut, memanfaatkan rebound ofensif untuk menjaga peluang tetap hidup.
Performa Anthony Edwards menjadi kunci dengan 30 poin, disokong Julius Randle yang menambah 24 angka. Keduanya tampil agresif, terutama saat menyerang ring ketika Rudy Gobert sempat terkendala foul di awal laga.
Baca Juga: Menang Meyakinkan Atas JPE, Popsivo Selangkah Lagi Finis di Posisi Ketiga
Meski begitu, Gobert justru tampil krusial di momen penentuan. Kehadirannya di kuarter akhir memberi dampak besar di lini pertahanan, termasuk saat membatasi pergerakan Nikola Jokic dalam sejumlah possession penting.
"Dia memberi energi besar bagi tim, terutama di akhir laga," ujar Randle berbicara soal kontribusi Gobert.
Di sisi lain, Nuggets harus menyesali beberapa keputusan di detik akhir.
Baca Juga: Maverick Vinales Absen dari MotoGP Spanyol di Jerez, Fokus Pemulihan Cedera
Saat tertinggal tipis, Jokic memilih mengoper alih-alih menuntaskan peluangnya sendiri, sementara Murray gagal memaksimalkan kesempatan tembakan krusial yang bisa memperpanjang laga.
Denver pun tertinggal satu poin dengan sisa 19,1 detik. "Saya seharusnya pasti mengambil floater itu," kata Jokic.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Minnesota sebelum seri bergeser ke Target Center. Dengan skor imbang 1-1, persaingan dipastikan semakin terbuka dan intens pada Game 3 nanti.
Artikel Terkait
Avdija Gila! 41 Poin Bawa Blazers Comeback dan Lolos ke Playoff
Momen Bersejarah Menanti, Peluang Besar LeBron dan Bronny Bermain Bersama di Playoff NBA 2026
Debut Menggigit Duet Asing Baru, Sinyal Positif Satria Muda Bandung Menuju Playoff
Gillenwater Menggila, Dewa United Tembus Zona Playoff Usai Tekuk Hangtuah
Playoff NBA 2026 Dimulai, Cavaliers hingga Lakers Rebutan Gim 1