SportlinkNews - Orlando Magic kian mendekat ke putaran berikutnya setelah menaklukkan Detroit Pistons 94-88 di Gim 4, KIA Center, Orlando, Selasa, 28 April waktu setempat.
Kemenangan ini membuat Orlando unggul 3-1 dan menempatkan Detroit di ambang eliminasi pada seri putaran pertama Wilayah Timur.
Pertandingan berjalan keras dan penuh tekanan. Pistons sempat berusaha menjaga asa, namun tumpulnya serangan di momen krusial menjadi pembeda.
Baca Juga: Robby Buka Keran Medali! Indonesia Raih Perak Pertama di ABG 2026
Dalam lima menit terakhir, Detroit bahkan gagal mencetak field goal, memberi celah bagi Magic untuk mengunci kemenangan lewat run kecil 9-1.
Di tengah tekanan, Cade Cunningham tetap menjadi tumpuan utama Detroit. Ia mencetak 25 poin, namun efisiensinya terganggu dengan hanya memasukkan 7 dari 23 tembakan dan melakukan delapan turnover.
Minimnya dukungan dari rekan setim membuat beban Cunningham semakin berat menghadapi pertahanan agresif Orlando.
Baca Juga: Absen di Tes Jerez, Fermin Aldeguer akan Menjalani Pemeriksaan Medis di Tulang Kakinya
Sebaliknya, Magic menunjukkan kedewasaan bermain. Meski akurasi tembakan mereka juga tidak impresif, tim asuhan Jamahl Mosley tetap disiplin di sisi pertahanan. Fokus mereka tidak goyah meski banyak peluang terbuang.
"Kami harus tetap bertahan. Di playoff, pertahanan adalah segalanya," ujar Mosley.
Performa solid juga datang dari Desmond Bane yang menjadi top skor dengan 22 poin, termasuk tembakan tiga angka krusial yang memperlebar jarak di akhir laga.
Baca Juga: Ester Taklukkan Tekanan, Bawa Indonesia Menang Dramatis
Namun sorotan utama jatuh kepada Jamal Cain, sosok tak terduga yang tampil eksplosif. Aksi dunk kerasnya di kuarter keempat menjadi momentum penting yang mengangkat energi tim.
Di kubu Detroit, Isaiah Stewart mencoba membakar semangat tim dengan permainan fisik dan kontribusi delapan blok. Namun, itu belum cukup untuk menahan laju Magic.
Masalah lain juga menghantui Orlando. Franz Wagner yang sempat tampil tajam di babak pertama harus menepi lebih awal akibat cedera betis, dan statusnya untuk Gim 5 masih diragukan.
Baca Juga: All-Out! Indonesia Mainkan Kekuatan Terbaik di Laga Penentuan
Dengan keunggulan 3-1, Magic kini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menutup seri. Sementara bagi Pistons, Gim 5 akan menjadi pertaruhan hidup-mati.
Artikel Terkait
Debut Menggigit Duet Asing Baru, Sinyal Positif Satria Muda Bandung Menuju Playoff
Gillenwater Menggila, Dewa United Tembus Zona Playoff Usai Tekuk Hangtuah
Playoff NBA 2026 Dimulai, Cavaliers hingga Lakers Rebutan Gim 1
Mitchell-Harden Menggila, Cavaliers Kuasai Raptors dan Unggul 2-0 di Playoff
Raptors Samakan Kedudukan 2-2, Playoff Cavs vs Raptors Makin Panas di NBA 2026