SportlinkNews - Kejutan terhampar di panggung Indonesian Basketball League (IBL), Minggu (10/3). Satria Muda Pertamina Jakarta tumbang di tangan Prawira Harum Bandung.
Bertanding di Pertamina Arena, Simprug, Jakarta, Satria Muda tak berkutik melawan Prawira Harum Bandung. Mereka menyerah dengan skor 68-76. Kekalahan ini membuat Satria Muda gagal menyodok Rajawali Medan yang bersandar di posisi kedua klasemen IBL.
Satria Muda terpatri dengan 15 poin dari 9 pertandingan, defisit satu angka dari Rajawali. Sementara itu Prawira Harum Bandung di urutan ketujuh dengan 13 poin sama dengan Pelita Jaya Jakarta dan RANS Simba Bogor.
Baca Juga: Rob Beveridge, Pelita Jaya Dipoles Coach Ahang
Hasil ini memutus rangkaian empat kemenangan beruntun Satria Muda. Sebaliknya bagi Prawira, ini menjadi kemenangan kedua beruntun atas Satria Muda, jika ditambahkan dengan pertemuan mereka di musim lalu. Prawira sudah menang tiga laga berturut-turut sejak Brandone Francis kembali bergabung.
Satria Muda hanya mencetak sembilan angka di kuarter keempat, yang membuat mereka menyerah dari tim tamu.
Satria Muda unggul di sepanjang tiga kuarter. Tetapi yang mengejutkan Prawira Harum Bandung mulai mengambil alih permainan di kuarter keempat.
Tiga menit terakhir waktu yang krusial bagi Prawira Harum Bandung, yang akhirnya diambil alih oleh duet Brandone Francis dan Antonio Hester. Prawira Harum Bandung melaju 9-1 untuk mengunci kemenangan.
Brandone Francis memimpin timnya dengan 24 poin dan sembilan rebound. Brandone Francis mencetak delapan poin di kuarter empat.
Brandone Francis memenangkan pertarungan pertamanya dengan Jarred Shaw. Antonio Hester menyusul dengan catatan double-double 22 poin dan 15 rebound. Yudha Saputera membantu dengan 15 poin.
"Kami memberikan 100 persen setiap kami diturunkan ke lapangan. Terutama di menit-menit terakhir yang krusial. Kami berhasil mengatasi tekanan, memainkan pertahanan dengan baik, sehingga membuat lawan kesulitan mencetak angka," ungkap Antonio Hester setelah pertandingan.
Dari kubu Satria Muda, Jarred Shaw mencetak 22 poin dan sembilan rebound ke ring mantan timnya. Mycheal Henri mencetak 14 poin dan delapan rebound, lalu Dame Diagne menyumbang 10 poin. Catatan sembilan angka di kuarter keempat, menjadi rekor terendah dalam satu kuarter bagi Satria muda. *
Artikel Terkait
Rob Beveridge, Pelita Jaya Dipoles Coach Ahang
Apakah Gula Buruk bagi Atlet?
Ubah Strategi, Francesco Bagnaia Tercepat di MotoGP Qatar
Mike Tyson Kembali Naik Ring, Catat Tanggal Duelnya