SportlinkNews - Menjelang pekan kedelapan IBL Tokopedia 2024, beberapa klub melakukan pergantian pemain, khususnya pemain asing.
Hal itu dilakukan untuk terus meningkatkan daya saing di kompetisi IBL Tokopedia 2024 yang semakin ketat persaingannya.
Selain itu beberapa klub mengganti pemainnya lantaran didera cedera yang cukup mengganggu performa pemain.
Baca Juga: Rajawali Medan Rekrut Pemain Asal Denmark Jonas Zohore
Seperti Klub basket Tangerang Hawks Basketball yang membuat keputusan tepat dengan mengganti Amir Williams yang cedera dengan Morakinyo Williams.
Morakinyo merupakan pemain asing pengganti yang sudah akrab dengan iklim basket Indonesia.
Tahun lalu, dirinya bermain di IBL Tokopedia 2023 bersama Pacific Caesar Surabaya dan mengakhiri perjalanannya dengan meraih Top Rebounds.
Baca Juga: Ali Budimansyah Curhat di Berisik Republik, dari Tantangan Densu sampai Industri Basket Indonesia
Morakinyo Wiliams memainkan 30 pertandingan di musim reguler IBL Tokopedia 2023. Dia tidak pernah absen dalam satu musim.
Rata-rata menit bermainnya juga cukup tinggi, yakni 27,1 menit per game dengan kontribusi yang luar biasa yaitu 19,5 ppg, 12,4 rpg, dan 1,1 apg.
Average rebound Williams musim ini menduduki peringkat pertama diantara semua pemain. Sementara catatan tertingginya dalam satu pertandingan terjadi di seri Surabaya.
Baca Juga: Rans Simba Tunjuk Thomas Roijakkers sebagai Pelatih Baru
Kala itu Williams mencetak 31 poin dan 24 rebound, serta membawa Pacific menang 65-61 atas Satya Wacana Salatiga (15 Februari 2023). Morakinyo Williams tidak diambil lagi oleh Pacific musim ini.
Sementara setelah menyelesaikan IBL musim lalu, Morakinyo Williams bermain di TBL (Thailand) bersama klub Phuket Wave. Dia bermain sebanyak 16 pertandingan.
Artikel Terkait
Atletico Dapat Keuntungan dari Tersingkirnya Barcelona dengan Jaminan Uang Tunai Rp853 Miliar
Sirkuit Shanghai Kembali Jadi Arena Balap F1, Siapa yang Bakal Menang?
Daftar Lengkap Tim Thomas Cup 2024: Indonesia Mengejar Status Negara Tersukses di Dunia
Ini Skuad Piala Thomas dan Uber Indonesia