SportlinkNews - Pelatih Borneo Hornbills Ismael Tan menilai performa anak asuhnya mulai berjalan sesuai ekspektasi. Meski begitu ada beberapa hal minor terutama dalam defense yang harus segera diperbaiki.
Borneo sukses membungkam Pacific Caesar Surabaya dengan skor 86-75. Sempat ada perlawanan sengit tapi mampu diatasi dengan baik dan berakhir dengan kemenangan bagi Borneo.
“Saya rasa kami sudah bermain sudah seperti standar kami. Seperti apa yang saya ingin para pemain perlihatkan,” ujar Ismael.
Baca Juga: Bojan Hodak Absen di Laga Persib vs PSM Makassar, Ini Alasannya
“Permasalahan ada di defense. Saya belum puas dengan hal itu,” imbuhnya.
Skuad Borneo Hornbills juga bisa bernapas lega. Sosok Michael Qualls yang dinanti, perlahan mulai memerlihatkan taji.
Pada awal IBL 2025, permainan Qualls tak sesuai ekspektasi Ismael Tan. Agresifitas Qualls dalam mencetak poin belum terlihat, terutama pada dua laga awal Borneo musim ini.
Baca Juga: Masih Dipercaya Persebaya Kontrak Ernando Ari Terus Berlanjut
Kini Qualls mulai bangkit dan membukukan 24 poin dan 14 rebound, serta membawa Borneo meraih kemenangan ketiga musim ini.
“Kami masih perlu lebih baik lagi dari ini. Setiap pertandingan akan berbeda situasinya, jadi saya tentu tidak akan puas dengan hanya seperti ini,” ujar Qualls.
IBL 2025 menjadi musim kedua Qualls bermain bersama Borneo. Ada perbedaan yang diakui Qualls dari musim debutnya tahun lalu.
Baca Juga: Persija Geser Persebaya di Klasemen Sementara Liga 1 2024/2025
“Ketika saya datang ke sini tahu lalu, mereka mungkin belum begitu mengetahui cara saya bermain."
"Sekarang, mereka memberi penjagaan yang lebih ketat dan itu yang membuat saya harus bisa lebih agresif lagi dan memberi penampilan yang lebih baik lagi,” ujar Qualls.
Artikel Terkait
Mazola Junior: Jangan Remehkan Semen Padang, Mereka Telah Berubah
Membedah Cedera Lutut Striker Tottenham Dominic Solanke
Real Madrid Incar Dean Huijsen untuk Perkuat Lini Pertahanan Musim Depan
Kevin Diks Resmi Gabung Borussia Monchengladbach, Perkuat Sektor Pertahanan hingga 2030