Format Baru NBA All-Star Sukses? Mini Turnamen Buat Permainan Lebih Kompetitif

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 17 Februari 2025 | 17:57 WIB
MVP NBA All Star 2025, Stephen Curry dari Tim Shaq, 17 Februari 2025
MVP NBA All Star 2025, Stephen Curry dari Tim Shaq, 17 Februari 2025

SportlinkNews - Kehadiran format baru yang ditampilkan di NBA All-Star 2025 ini menjadi sesuatu yang berbeda. 

Karena sistem baru yang tak lagi menggunakan kuarter dan waktu pertandingan ini membuat laga All Star ini lebih seru dan kompetitif.

Dalam sistem baru ini, siapapun tim yang bisa mencetak atau menghasilkan skor 40 poin terlebih dahulu di setiap laga, maka dia yang jadi pemenang.

Baca Juga: Arne Slot Akui Tertekan oleh Arsenal, Minta Liverpool Terus Menang Demi Juara Liga Inggris

Format baru ini juga melahirkan atmosfer yang berbeda pula. 

Bila sebelum-sebelumnya pelaksanaan All Star ini sering dikritik karena kurangnya intensitas persaingan, edisi kali ini mah memunculkan kompetitif antar pemain untuk tampil lebih serius.

Membuat permainan lebih menegangkan dan lebih berjalan cepat hingga tak membosankan. 

Seperti diketahui, bila format baru ini menempatkan empat tim yang bertanding dalam tiga laga, dua semifinal dan satu final.

Baca Juga: Timnas Argentina Tak Lagi Bergantung pada Lionel Messi, Ini Alasannya

Perubahan format ini dibuat setelah mengevaluasi penyelenggaraan tahun lalu di Indianapolis. 

Laga All Star yang menghasilkan skor besar 211-186 dengan banyak rekor tercatat, namun tidak ditanggapi serius oleh para pemain.

Tampil dominan

Dari edisi kali ini, babak semifinal 1 mempertemukan Global Stars dan Yong Stars, sementara semifinal 2 mempertemukan OG Shaq dan Rising Stars Candace.

Baca Juga: Omar Marmoush Cetak Hat-Trick dan Jadi Man of the Match, Guardiola Akui Bukan Pemain Impiannya

Global Stars memenangi semifinal 1 setelah menghasilkan skor akhir 41-32 atas Young Stars.

Shai Gilgeous-Alexander menyumbang skor terbanyak dengan 12 poin, untuk membawa Global Stars melaju ke babak final.

Wembanyama dan Karl-Anthony Towns masing-masing mencetak enam poin untuk Global Stars. 

Di kubu lawan, kekuatan menurun setelah ditinggal Edwards yang digantikan pada detik-detik terakhir karena mengalami masalah di pangkal pahanya.

Baca Juga: Kayla Simmons Tampil Memukau Dalam Gaun Tembus Pandang

Darius Garland, Tyler Herro dan Evan Mobley pun masing-masing hanya menyumbang enam poin untuk Young Stars.

Sementara di semifinal 2, OG Shaq tampil mendominasi di bawah pimpinan Stephen Curry

Bersama dengan 'warga lokal' Damian Lillard yang menyumbangkan sembilan poin, keduanya membantu OG Shaq mengalahkan Rising Stars dengan skor 42-35.

Di final, kolaborasi yang apik ini terus berlanjut. Hingga pada akhirnya, OG Shaq keluar sebagai juara usai menundukkan Global Stars asuhan Chuck dengan skor 41-25.

Baca Juga: Liverpool 2 Wolves 1: The Reds Memperlebar Keunggulan atas Arsenal Menjadi 7 Poin

Curry pun menjadi sorotan utama setelah sukses mengoleksi 20 poin, termasuk enam tembakan tiga angka yang merupakan ciri khasnya, serta satu tembakan jarak jauh dari tengah lapangan. 

Performa apiknya itu membuat dirinya dinobatkan sebagai MVP NBA All Star 2025.

Chase Center pun bergemuruh saat Curry mengangkat trofi MVP di depan penggemarnya sendiri di San Francisco. Sebuah akhir sempurna di 'rumah sendiri'.

Bagi Curry ini sesuatu yang emosional. Mendali emas Olimpiade Paris pada Agustus tahun lalu, lalu MVP di All Star ini, dan bulan depan dia akan merayakan ulang tahunnya yang ke-37.

Dalam sambutannya, dia mengatakan betapa "diberkatinya" dirinya, karena bisa kembali bermain di All Stars game di Chase Center yang selalu dianggapnya sebagai rumah keduanya.







Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X