SportlinkNews - Pelita Jaya sukses melindungi kandang sendiri dan naik memimpin klasemen sementara Grup A di window 2 Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2025 setelah petik kemenangan atas tamunya, Bishrelt Metal.
Bermain di PJ Arena GMSB Kuningan, juara bertahan Indonesia Basketball League (IBL) itu menang 90-68.
Ini menjadi kemenangan kedua PJ setelah sebelumnya di laga tandang ke markas NS Matrix di Kuala Lumpur.
Baca Juga: Ranking FIFA Naik, Timnas Futsal Indonesia Siap Tembus Piala Dunia
Di laga ini, James Dickey memimpin perolehan poin dengan PJ. Dia menghasilkan double-double dengan 25 poin dan 14 rebound.
Di belakangnya, menempel pemain heritage, Brandon Jawato dengan 19 poin.
Dari kubu lawan, Devon Scott juga menghasilkan double-double untuk Bishrelt Metal dengan 20 poin dan 11 poin.
Kemudian menyusul dua pemain lokal Mongolia, Sukbhat Batzorig dan Enkbayasgalan Amarbayasgalan dengan 16 dan 11 poin.
Baca Juga: Rayakan 40 Tahun Juara Serie A, Hellas Verona Hadirkan Jersey Edisi Terbatas
PJ berhasil memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Setelah sengit di paruh pertama, Pelita Jaya mengambil alih permainan dan mulai menjauh di kuarter ketiga, sebelum akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
Usai pertandingan, Pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar mengatakan bahwa dirinya sudah mengingatkan para pemainnya sebelum bertanding, bahwa tim Mongolia ini tanpa pemain asing lain selain Devon, bisa lebih berbahaya.
Karena saat lokalnya sudah bergerak ke atas, pergerakan bola mereka bisa menjadi sangat bagus. Bermain lebih agresif.
Baca Juga: Sneaker Air Max Plus Edisi PSG Siap Rilis Musim Panas 2025
"Di paruh pertama harus diakui jika kami tidak siap dengan permainan Mental yang keluar dengan tenaga penuh. Baru saat jeda antar babak, saya kembali ingatkan para pemain lagi," ujarnya.
Johannis Winar yang akrab di sapa Ahang ini mengatakan dirinya meminta agar para pemain bisa meningkatkan lagi pertahanan mereka.
"Saat saya pantau, pemain asing lawan ini saya lihat tidak terlalu agresif dalam pertahanan. Sementara itu semua bola diberikan kepada dia, kita sendiri sedikit lemah di pertahanan di paruh pertama sehingga mereka bisa mendapatkan 40 poin dari situ," katanya.
Baca Juga: Garuda Muda Harus Menang Lawan Yaman di Piala Asia demi Tiket Lolos ke Piala Dunia U17
"Di paruh kedua, kami ketatkan lagi pertahanan dan dari sisi ofensif, saya minta para pemain mengeksplorasi lebih banyak lagi di bandingkan dua kuarter di paruh pertama," ucap Johannis Winar lagi.
PJ pun akan berusaha untuk bisa kembali meraih kemenangan ketiga secara beruntung saat menghadapi Taiyuan Pauian Pilots pada Minggu, 6 April 2025, di tempat yang sama pada pukul 20.00 WIB.
"Kami masih ada pekerjaan rumah dalam pertahanan. Di laga berikutnya, kami harus lebih agresif, lebih disiplin, dan lebih baik dalam komunikasi dengan begitu hasil baik tentu akan mengikuti," tutur mantan Satria Muda tersebut.