SportlinkNews - Gim ketiga playoff NBA 2025 antara Los Angeles Lakers dan Minnesota Timberwolves dipastikan akan sengit.
Kesalahan di gim pertama, tak ingin diulangi Lakers setelah mereka bisa menyamakan kedudukan 1-1.
Bermain di kandang, Crypto.com Center, Los Angeles, Lakers sukses membalas Timberwolves dengan kemenangan 94-85.
Pada gim ini Lakers memainkan pertahanan yang jauh lebih baik, permainan menyeluruh yang apik dari LeBron James, dan tentu saja, perlawanan ketat dari Luka Doncic.
Baca Juga: Cyrus Margono Dipantau Langsung Pelatih Kiper Timnas, Lampu Hijau ke Skuat Garuda?
Bermain selama 42 menit Luka Doncic mencetak 31 poin, 12 rebound, dan 9 asis. Dia efektif dalam 11 kali free throw.
Bila di gim pertama Lakers kalah fisik dari Timberwolves, maka kali ini Lakers sudah bersiap menangani permainan tamunya tersebut. Meskipun secara permainan, Lakers tidak berubah banyak dari gim pertama.
"Kami melakukan game plan yang sama, tidak banyak perubahan. Hanya soal kami bermain lebih adu fisik atau tidak, dan kali ini kami lebih siap," ungkap Doncic.
"Saya pikir kami melakukannya dan bertahan selama 48 menit. Kami memperoleh keunggulan yang cukup besar di kuarter pertama dan saya belajar dari gim sebelumnya," tambahnya.
Baca Juga: Parma Vs Juventus: Resmi Susunan Pemain yang Dikonfirmasi
Di laga ini, Lakers tidak pernah tertinggal setelah beberapa menit pertama dimulai, memimpin dengan selisih dua digit hampir sampai akhir.
Mengerahkan kekuatan para pemain bintang mereka saat dibutuhkan dan mengirim Wolves pulang dengan perasaan frustasi.
"Kita mungkin membuat mereka (Wolves) sedikit kurang percaya diri setelah bermain di gim ini," kata Doncic lagi.
Gim ketiga akan berlangsung di kandang Timberwolves, pada Sabtu, 26 April mendatang.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Ganda Campuran Indonesia Siap Beri Kejutan Lawan dan Curi Poin
Namun tuan rumah juga harus mulai menyadari bahwa Lakers sudah mulai bangkit dan mampu menandingi gaya mereka, mencetak angka rendah dan permainan fisik jika diperlukan.
Pada laga ketiga nanti, Pelatih Lakers, JJ Redick menilai bahwa kuncinya adalah mentalitas. Siapa yang mentalitasnya bagus, maka dialah yang akan memenangkan pertarungan keras.
Skuat asuhannya pun memiliki waktu dua hari untuk mempersiapkan diri.
Doncic pun mengaku dirinya mengantisipasi gim yang lebih ketat lagi, apalagi fans Timberwolves tentunya akan sangat berisik di arena dan dia menilai layaknya pergi ke medan perang.
Baca Juga: Klub Sepak Bola Portugal Kenakan Jersey Spesial Menghormati Legenda Balap F1 Ayrton Senna
"Tentu saja kuncinya jangan panik. Anda tahu, saya dan Bron (LeBron James), pemimpin tim, harus menjaga tim tetap padu," tuturnya.
Lakers memiliki tiga kreator dalam diri Reaves, Doncic, dan James. Wolves hanya memiliki satu kreator dalam diri Edwards.
Hal itu menjadi peluang yang menguntungkan Lakers saat seri nanti beralih ke Minnesota.
Jika terjadi lonjakan serangan yang tiba-tiba, LeBron berharap hal tersebut akan menjadi milik Lakers.
Baca Juga: Inter Vs Milan: 6 Pemain Terancam Absen di Final Coppa Italia Jika Diganjar Kartu Kuning
"Kami masih bisa lebih baik lagi secara ofensif. Dan Saya pikir kami memiliki beberapa penampilan yang bagus, bila kami bisa terus tampil seperti itu, saya percaya dengan persentase kami," ungkap James.
Lakers wajib mewaspadai kebangkitan (lagi) Timberwolves yang musim lalu bermain mengagumkan di playoff.
Menyapu bersih Suns di ronde pertama, kemudian meladeni juara bertahan saat itu, Nuggets, di semifinal dalam tujuh gim.