SportlinkNews - Indiana Pacers mengulang pencapaian tahun lalu dengan menembus final konferensi NBA 2025.
Mereka mencatatkan 'back to back' usai menyingkirkan unggulan pertama Cleveland Cavaliers dengan kemenangan 114-105 di Gim 5 semifinal Wilayah Timur, Selasa, 13 Mei 2025, waktu setempat.
Kali ini Tyrese Haliburton jadi pahlawan. Penampilan apiknya menyumbangkan 31 poin dan delapan assist untuk keunggulan Pacers 4-1.
Dibandingkan tahun lalu, musim ini Pacers melakukan banyak perbaikan. Tahun lalu, mereka gagal menembus final NBA, setelah dihentikan oleh Boston Celtics lewat sapu bersih 4-0.
Baca Juga: Ogah Omong Soal Kontrak Persis Solo, Ong Kim Swee Fokus Hadapi Dua Pertandingan Liga 1
Kini, memulai playoff sebagai unggulan keempat, Pacers mencoba untuk menyelesaikan ambisinya yang tertunda. Mereka tinggal menanti lawan di final konferensi, yakni pemenang antara duel Celtics vs Knicks.
Saat ini Knicks masih memimpin 3-1, dan pertandingan Rabu, 14 Mei ini akan menjadi penentu.
"Tim pemenang menulis naskahnya, ujar pelatih Pacers Rick Carlisle. "Kami tahu kami harus tampil panas di waktu yang tepat, dan para pemain melakukannya dengan luar biasa."
Indiana sempat tertinggal hingga 19 poin di kuarter kedua, sebelum Haliburton membalikkan situasi dengan lima tembakan tiga angka berturut-turut dalam periode tersebut, memangkas jarak menjadi hanya empat poin di paruh pertama.
Baca Juga: Jelang Duel Melawan Persija, Pieter Huistra Mengaku Senang dengan Performa Tim Asuhannya
Lalu Pascal Siakam menambahkan 21 poin, Andrew Nembhard menyumbang 18 poin, dan Aaron Nesmith mencetak double-double dengan 13 poin dan 13 rebound.
Pacers pun langsung mendominasi kuarter ketiga dengan keunggulan 13 poin, menjauhkan diri dari Cavaliers yang kesulitan menjaga ritme.
Cleveland sempat mengancam lewat Donovan Mitchell. Mitchell yang di laga sebelumnya sempat mendapatkan masalah di atas pergelangan kaki kirinya, menambah dengan 35 poin meski dia bermain tidak maksimal.
Namun, sayangnya, akurasi buruk dari tembakan tripoin Cavs, hanya 9 dari 35 percobaan membuat usaha 'comeback' mereka sia-sia.
Baca Juga: Joel Ward Pensiun, Tinggalkan Crystal Palace yang Dibelanya Selama 13 Tahun
"Kami mengecewakan kota ini. Kami mengecewakan satu sama lain," kata Mitchell dengan kecewa. "Kami tidak menyelesaikan pekerjaan kami."
Musim ini, Tyrese Haliburton menjelma jadi pemimpin yang mampu mengubah arah permainan Pacers. Menunjukkan pertumbuhan signifikan mereka sebagai tim.
"Liga ini terbuka lebar. Dan kami tahu kami belum selesai. Masih ada delapan kemenangan yang dibutuhkan untuk menjadi juara NBA, dan kami punya formula yang berhasil jika kami konsisten," tegas Carlisle.