SportlinkNews - Denver Nuggets sukses memaksakan Gim 7 semifinal konferensi dimainkan, usai petik kemenangan 119-107 atas Oklahoma City Thunder pada pertandingan yang berlangsung Ball Arena, Kamis, 15 Mei waktu setempat.
Kemenangan di Gim 6 ini membuat Nuggets kembali menyamakan kedudukan 3-3. Partai terakhir semifinal ini akan dimainkan pada Sabtu, 18 Mei 2025.
Pelatih Nuggets, David Adelman pun menekankan akan pentingnya Gim 7 nanti.
Adelman mengatakan bahwa sejak musim reguler, hanya sedikit yang menerka bahwa timnya bisa memiliki kesempatan melaju ke final Wilayah Barat.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Malut United Cukur PSIS 5-1, Yance Sayuri Cetak Hattrick
Ini karena performa mereka di musim reguler naik turun. Namun, inilah mereka sekarang, sukses memberikan kekecewaan besar terhadap OKC Thunder.
"Apa yang (Oklahoma City) lakukan tahun ini luar biasa. Mereka berhak menjadi tuan rumah pada hari Minggu," kata Adelman.
"Namun, di sisi lain, kami juga berhak untuk pergi ke sana dan memiliki kesempatan untuk mencoba dan mengalahkan mereka di Game 7, jadi inilah yang terpenting," tegasnya.
Adelman, 44 tahun, baru ditunjuk sebagai pelatih Nuggets pada 8 April lalu, menggantikan Michael Malone yang dipecat.
Baca Juga: Chelsea Perkenalkan Jersey Kandang 2025-2026, Terinspirasi Landmark London
Dia hanya memiliki tiga kemenangan di musim reguler dengan tujuh kemenangan di playoff.
Namun, ia telah membuktikan bahwa ia adalah seorang pembelajar yang cepat dan tampaknya ia akan membuat Denver siap untuk bertarung pada hari Minggu di kandang lawan.
Sementara itu, Nikola Jokic membeberkan faktor-faktor kunci yang akan menentukan partai puncak nanti, yaitu pertahanan, rebound, turnover, dan kecepatan permainan.
"Pertahanan, detail, rebound buat kami terutama, karena mereka menyerang dengan sangat baik. Turnover yang minim untuk kami," kata Jokic
Baca Juga: Barcelona x Travis Scott: Mengapa Sepak Bola Membutuhkan Lebih Banyak Kolaborasi untuk Budaya
"Tapi nanti akan tergantung bagaimana permainan dibuka. Karena mereka pasti ingin mendorong kecepatan, dan mengambil alih permainan, sehingga kami mungkin ingin sedikit permainan yang lebih lambat yang membuat permainan terbuka terlihat berbeda," imbuhnya.
Menurut Nikola Jokic, secara detail, pertahanan, box out, dan turnovers kemungkinan besar akan menentukan pemenangnya.
Di laga keenam ini, Nikola Jokic memimpin Thunder dengan catatan 29 poin, 14 rebound, dan delapan assist.
Kemudian, meskipun masih berjuang melawan penyakit, tetapi Jamal Murray mampu bermain selama 42 menit dan menyelesaikannya dengan 25 poin, delapan rebound, dan tujuh assist.
Baca Juga: Juventus Minta Conte Kembali dari Napoli, Rumah di Turin Masih Ada
Salah satu pahlawan kejutan malam ini adalah pemain baru Nuggets, Julian Strawther, yang masuk dari bangku cadangan.
Ia memberikan dampak yang sangat besar. Hanya dalam waktu 20 menit, Strawther mencetak 15 poin dan memasukkan tiga dari empat tembakannya dari jarak jauh.
Dari kubu lawan, Thunder kembali dipimpin oleh Shai Gilgeous-Alexander dengan 32 poin dan enam assist. Chet Holmgren menambahkan double-double dengan 19 poin dan 11 rebound, dan Lu Dort menyumbangkan 10 poin.