SportlinkNews - Oklahoma City Thuner akhirnya mencetak sejarah baru di NBA. Dengan kekuatan muda yang penuh kedalaman, Thunder menjadi tim termuda yang pernah mencapai final wilayah Barat.
Mereka menumbangkan juara bertahan Denver Nuggets 125-93 pada Gim 7, di Paycom Center, Minggu, 18 Mei 2025, waktu setempat
Dengan melajunya Thunder, maka ini kali pertama juga dalam sejarah NBA, akan ada tujuh juara yang berbeda dalam tujuh tahun dengan Thunder, Timberwolves, Pacers dan Knicks yang masih bertahan.
Baca Juga: Jay Idzes Absen Melawan Juventus, Pelatih Venezia Angkat Bicara
Dari empat finalist konferensi yang tersisa, Oklahoma City, Minnesota dan Indiana belum pernah memenangkan gelar juara NBA, sementara New York terakhir kali melaju jauh pada musim 1972-73.
Pada laga final wilayah Barat, Selasa, 20 Mei 2025, waktu setempat, Thunder akan menghadapi Minnesota Timberwolves di kandang.
Shai Gilgeous-Alexander tampil menawan dengan catatan 35 poin untuk memimpin Thunder mengamankan kemenangan seri 4-3. Sebagai skuat termuda di NBA musim ini, mereka membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan untuk bisa bersaing di level atas.
Baca Juga: Sepatu Ini Bikin Megawati Terbang Tinggi, Harganya Cuma Rp 850.000
Dengan rata-rata usia pemain inti yang masih di bawah 25 tahun, Thunder tampil layaknya tim matang yang tak gentar menghadapi tekanan Game 7.
"Rasanya menyenangkan," kata Gilgeous-Alexander seusai pertandingan. "Jelas, tujuan utama kami bukan hanya mencapai final Wilayah Barat. Ini adalah langkah yang harus kami lalui, dan sekarang, fokus kami beralih ke Timberwolves."
Sempat tertinggal 11 poin di kuarter pertama, Thunder langsung membalikkan keadaan di kuarter kedua dengan skor 39-20.
Baca Juga: Arsenal 1-0 Newcastle: Rice Rocket Pastikan The Gunners Kembali ke Liga Champions
Mereka membalik momentum pertandingan sepenuhnya, dan dari sana, mereka terus melaju dan sempat unggul hingga 43 poin di akhir kuarter keempat, pada kedudukan 125-82 dengan kurang dari empat menit tersisa sebelum pertandingan usai.
Seperti yang diungkapkan sebelumnya, tim yang mampu mengatasi tekanan di gim penentuan ini, maka dia lah yang akan jadi pemenangan.
Pelatih Thunder, Mark Daigneault pun memuji kedewasaan tim mudanya dalam menghadapi tekanan tersebut.
Baca Juga: Video Super Pendek David Beckham Peluk Wanita Muda Bikin Netizen Meleleh
"Tidak banyak pertandingan yang akan Anda ingat seumur hidup, dan Gim 7 ini adalah salah satu pertandingan yang tidak akan kami lupakan. Cara mereka menghadapinya hari ini benar-benar luar biasa," ujar Daigneault.
Sementara itu, David Adelman kini hanya bisa meratapi kegagalan timnya untuk membangun awal kuarter pertama ketika mereka unggul 11 poin.
"Itu adalah kesempatan kami untuk benar-benar mengendalikan permainan. Tapi mereka (Thunder) terus memasukkan pemain baru dan membuat kami kewalahan," kata Adelman.
Baca Juga: Kolaborasi Terbaru Beauty and Youth x adidas: Elegansi dalam Kesederhanaan
"Saya merasa terharu dengan para pemain di sana. Upaya yang mereka berikan untuk mencapai posisi ini dan memiliki kesempatan hari ini. Untuk memiliki awal yang kami inginkan dan kemudian itu berubah begitu cepat, itu sangat menghancurkan," ungkapnya lagi.
Nikola Jokić mencetak 20 poin, sembilan rebound dan tujuh assist untuk Nuggets. Disusul Aaron Gordon, yang tampil masih dengan cedera hamstring kiri, dengan tambahan delapan poin dan 11 rebound dalam 25 menit.
Dari kubu Thunder, selain Gilgeous-Alexander, ada Jalen William dengan koleksi 24 poin, lima rebound, dan tujuh assist. Ditambah Chet Holmgren yang menghasilkan double-double dengan 13 poin dan 11 rebound.