basket

Satria Muda Jakarta Tatap Playoff IBL 2025 dengan Kepercayaan Tinggi, Optimis Sapu Bersih Prawira

Selasa, 24 Juni 2025 | 05:30 WIB
Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh beri keterangan seputar persiapan tim jelang playoff IBL 2025 melawan Prawira Bandung. Ia optimis bisa menang 2-0.

SportlinkNews - Satria Muda Pertamina Jakarta menatap babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) GoPay 2025 dengan kepercayaan diri tinggi.

Menghadapi Prawira Bandung, tim asuhan Youbel Sondakh ini bertekad menuntaskan seri ini dalam dua gim langsung.

Gim 1 playoff akan digelar pada Kamis, 26 Juni di GOR C-Tra Prawira Arena, Bandung.

Meski harus memainkan laga tandang terlebih dahulu, tetapi Satria Muda datang dengan modal positif, yakni dua kemenangan atas Prawira selama musim reguler. 

Baca Juga: Musim Emas Shai Gilgeous-Alexander: MVP Final, Juara NBA, dan Top Skorer Liga

Meski demikian, Youbel mengatakan tidak mau anggap remeh Prawira. Ia mengaku tetap mewaspadai kekuatan sang lawan.

"Ini akan jadi gim menarik dan penuh intensitas, sebab Prawira juga punya serangan yang rapi. Tapi saya percaya, tim yang menang nanti adalah tim yang punya pertahanan lebih solid," ujar Youbel dalam jumpa pers di Pertamina Arena, Jakarta, Senin, 23 Juni 2025.

Kepercayaan diri Satria Muda tinggi. Ini mengingat mereka kini tampil dengan komposisi yang jauh lebih solid. 

Tiga pemain asing anyar telah bergabung, yakni Amine Noua, Shannon Evans, dan Artem Pustovyi yang semua berasal dari Liga Spanyol.

Baca Juga: Bali Hadirkan Kompleks Tenis Kelas Dunia, Menpora: Kami Bangga

Tak hanya itu, Luis Guil, pelatih asal Spanyol yang berstatus associate coach, juga akan membantu Youbel, menambah kedalaman teknis tim.

"Senjata kami sekarang lengkap, kami tidak akan main-main. Kami sudah persiapkan semua kekuatan untuk playoff ini," tegas Youbel.

"Dengan kombinasi pemain asing baru dan dukungan pelatih Luis, saya semakin percaya diri," ungkapnya menambahkan. 

Meski jauh lebih percaya diri, tapi Youbel juga mengakui bila timnya masih memiliki pekerjaan rumah.

Baca Juga: Persiapan Timnas U-23: Tiga Uji Coba Dirancang, Laga Internal Jadi Alternatif

Chemistry antara pemain asing dan lokal masih dalam proses pematangan, seperti yang terlihat saat Satria Muda kalah dari Pelita Jaya di akhir musim reguler, meski Shannon Evans tampil menonjol.

"Adaptasi memang butuh waktu, tapi para pemain lokal kami punya tantangan besar untuk bisa menyesuaikan dan mengeksekusi sistem dengan baik," tambahnya.

Pemain naturalisasi Guinea, Shannon Evans, mengakui dirinya mulai menemukan kenyamanan dalam tim. Setelah tampil dalam tiga pertandingan, ia merasa progres tim berjalan ke arah yang benar.

Baca Juga: Timnas U-23 Dipuji, Vanenburg Pilih Fokus Menang Ketimbang Spekulasi Juara

"Teman-teman satu tim sangat membantu, baik di dalam maupun di luar lapangan. Memang masih ada hal-hal kecil yang harus kami perbaiki seperti transisi dan rebound, tapi saya yakin kami akan siap saat playoff," tukasnya.

Setelah gim pertama di Bandung, seri akan berlanjut ke Britama Arena, Jakarta pada 28 Juni 2025. Jika diperlukan, gim ketiga juga akan digelar di Jakarta pada 29 Juni, ini memberi keuntungan tambahan bagi Satria Muda.

Youbel berharap dukungan suporter fanatik SM di kandang bisa menjadi faktor kunci untuk menutup seri lebih cepat dan melaju ke semifinal.

Tags

Terkini