basket

Flagg ke Dallas, Harper ke Spurs: Dua Bintang Muda Siap Warnai Persaingan Wilayah Barat NBA 2026

Kamis, 26 Juni 2025 | 10:43 WIB
Merayakan NBA Draft 2025, New Balance merilis koleksi apparel edisi terbatas yang terinspirasi perjalanan pemain draft nomor satu, Cooper Flagg, 23 Juni ini.

SportlinkNews - Seperti yang diperkirakan banyak pihak, Dallas Mavericks memilih Cooper Flagg sebagai pilihan pertama dalam NBA Draft 2025 yang digelar Rabu malam, 25 Juni 2025, waktu setempat.

Pemain depan berusia 18 tahun itu dianggap sebagai prospek paling menonjol dalam NBA Draft dan kini resmi menjadi wajah baru tim asal Texas itu.

"Saya merasa luar biasa. Sejujurnya, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," ujar Flagg dengan emosional.

Baca Juga: Timnas Putri Siapkan Skuad Campuran Hadapi Ketatnya Grup D Kualifikasi Piala Asia 2026

Keputusan Mavericks mengambil Flagg menjadi simbol era baru usai kepergian Luka Doncic ke Los Angeles Lakers dalam trade besar awal tahun ini.

Meskipun hanya memiliki peluang 1,8 persen di undian draft, Dallas keluar sebagai pemenang dan memanfaatkannya untuk mendapatkan bintang dari Duke tersebut.

Dengan tinggi 6 kaki 8 inci dan berat 221 pon, Flagg tiba di NBA setelah musim dominan di NCAA, di mana ia mencatat rata-rata 19,4 poin, 7,5 rebound, 4,2 assist, serta 1,4 blok dan steal per laga.

Baca Juga: Sarri Frustrasi dengan Kurangnya Kejelasan Transfer Lazio

Ia juga sukses membawa Duke ke Final Four dan menyabet penghargaan bergengsi seperti Wooden Award dan Naismith Award.

Flagg akan bergabung dengan rotasi depan Mavericks yang sudah diisi nama-nama seperti Anthony Davis, Dereck Lively II, dan Daniel Gafford.

Ia diproyeksikan langsung menjadi starter dan diharapkan dapat mengangkat kembali ambisi Mavs di Wilayah Barat setelah musim mengecewakan (39-43) yang berakhir di play-in.

Baca Juga: Dortmund dan Fluminense Lengkapi 12 Tim di 16 Besar, Svensson: Kami Semakin Percaya Diri

Sementara itu, San Antonio Spurs melanjutkan proyek renegerasi mereka dengan milih guard Rutgers Dylan Harper di urutan kedua.

Setelah sukses mengembangkan Victor Wembanyama dan Stephon Castle yang mencatatkan prestasi sebagai Rookie of the Year 2024 dan 2025, Spurs pun berharap Harper bisa menjadi bagian penting dari masa depan mereka.

"Saya hanya siap untuk masuk dan memberikan dampak di mana pun saya bisa," ujar Harper kepada ESPN. 

"Mereka punya pemain muda hebat, dan saya ingin jadi bagian dari itu."

Baca Juga: Liliyana Natsir Comeback di Laga Amal 'Dari Bulutangkis untuk Semua', Isyaratkan akan Gandeng Taufik Hidayat

Meskipun sudah memiliki Castle dan De'Aaron Fox, pemilihan Harper dianggap sebagai bagian dari strategi positionless basketball yang kini diusung Spurs.

Dengan postur 6 kaki 6, Harper diharapkan menambah tekanan di sisi perimeter dan memperluas ruang bermain untuk Wembanyama.

Selain Harper, Spurs juga memilih Carter Bryant dari Arizona di urutan ke-14. Bryant adalah forward 3-and-D yakni pemain yang mahir menembak jarak jauh dan jago dalam bertahan yang solid. 

Ia mencatat 37 blok dan menembak 37,1% dari tripoin dalam satu musim bersama Wildcats.

Baca Juga: Flowers Grow Uptown: Kolaborasi Seru Jae Tips X Saucony Curi Perhatian di Paris Fashion Week 2025

Langkah-langkah ini dilakukan di bawah pengawasan erat Gregg Popovich, yang meski tak lagi menjabat pelatih kepala, tetap terlibat dalam proses draft.

Spurs juga menukar pick ke-38 mereka ke Indiana untuk pilihan putaran kedua di masa depan dan uang tunai.

Dengan hadirnya dua prospek masa depan tersebut, Cooper Flagg dan Dylan Harper, NBA Draft 2025 menjadi panggung pembuka bagi fase baru liga.

Keduanya dinilai bisa membawa harapan besar bagi timnya masing-masing, yang diperkirakan akan memberikan duel sengit di Wilayah Barat pada musim 2026. 

Tags

Terkini