SportlinkNews - Jaylen Brown tengah berada dalam performa ofensif paling konsisten sepanjang kariernya bersama Boston Celtics.
Bintang berusia 28 tahun itu sukses memperpanjang catatan mencetak minimal 30 poin menjadi sembilan pertandingan beruntun NBA Cup 2025/26, sebuah torehan langka yang menempatkannya sejajar dengan legenda klub.
Rentetan tersebut menegaskan posisi Brown sebagai salah satu mesin poin utama Celtics musim ini. Sepanjang sejarah Boston, hanya satu pemain yang pernah lebih dulu menorehkan capaian serupa, yakni Larry Bird pada musim 1985.
Baca Juga: Ujian Berat Garuda Futsal di Rumah Sendiri pada Piala Asia 2026
Kini, Brown berpeluang melewati rekor milik ikon Hall of Fame itu saat Celtics melakoni laga tandang melawan Utah Jazz, Selasa nanti, 30 Desember waktu setempat.
Performa eksplosif Brown terlihat jelas dalam dua laga terakhir.
Setelah mencetak 30 poin lewat akurasi 13 dari 20 tembakan saat Celtics mengalahkan Indiana Pacers 140-122, ia kembali tampil tajam dengan 37 poin dari 14 dari 23 tembakan meski Boston harus mengakui keunggulan Portland Trail Blazers 108-114.
Baca Juga: Kapan Tim Sepak Bola Mengalami Krisis? Penelitian Ini Menjawabnya
Secara keseluruhan, Celtics mencatat rekor 6-3 selama periode panas Brown tersebut.
Puncak performanya terjadi pada awal rentetan, ketika ia membukukan 42 poin, tertinggi musim ini, dengan 16 dari 24 tembakan dalam kemenangan 123-117 atas New York Knicks pada 12 Desember.
Menariknya, dominasi Brown tidak bergantung pada tembakan jarak jauh. Dalam sembilan laga itu, ia tak pernah memasukkan lebih dari tiga tripoin dalam satu pertandingan.
Baca Juga: FFI Panggil 25 Pemain, Timnas Futsal Mulai Persiapan Menuju Piala Asia 2026
Lima di antaranya bahkan berakhir dengan torehan tepat 30 poin. Efisiensinya juga menonjol, dengan persentase tembakan mencapai 50,1 persen sepanjang rentetan tersebut.
Brown terakhir kali gagal menembus angka 30 poin pada 30 November. Namun, bahkan sebelum itu, ia sudah menunjukkan sinyal kebangkitan dengan mencetak 41, 33, dan 35 poin dalam tiga pertandingan beruntun.
Musim ini, hanya satu pemain NBA yang memiliki rentetan lebih panjang, yakni Luka Doncic dari Los Angeles Lakers, yang juga mencatat sembilan laga berturut-turut dengan minimal 30 poin pada periode November hingga Desember.