basket

Thunder Tancap Gas di Awal 2026, Hancurkan Warriors dan Pertegas Dominasi NBA

Sabtu, 3 Januari 2026 | 23:24 WIB
Shai Gilgeous-Alexander dan Alexander Chet. (sportingnews)

SportlinkNews - Oklahoma City Thunder mengawali tahun 2026 dengan performa yang mencerminkan dominasi mereka sepanjang musim lalu. 

Setelah menutup kalender 2025 dengan 86 kemenangan, jumlah terbanyak di liga dan masuk empat besar sepanjang sejarah NBA untuk satu tahun kalender, Thunder langsung tancap gas di laga pembuka tahun baru. 

Bermain di Chase Center, OKC membungkam Golden State Warriors dengan skor telak 131-94 dan mencatatkan start 1-0 di 2026.

Baca Juga: Kevin Kangu dan Serhii Pavlov Lengkapi Kekuatan Satya Wacana di IBL Musim 2026

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan ke-30 Thunder musim ini, mempertegas posisi mereka sebagai salah satu tim paling konsisten di NBA. 

Catatan 86 kemenangan sepanjang 2025 menempatkan Thunder sejajar dengan tim-tim legendaris, hanya kalah dari Chicago Bulls 1996 (89), Golden State Warriors 2015 dan Phoenix Suns 2021 (88), serta Warriors 2016 (87).

Golden State tampil pincang dalam laga ini. Stephen Curry harus menepi akibat cedera pergelangan kaki, Jimmy Butler III absen karena sakit, sementara Draymond Green diistirahatkan. Situasi tersebut dimanfaatkan OKC sejak awal laga.

Baca Juga: Hasil Super League: Brace Joel Vinicius ke Gawang PSM Bawa Borneo FC Puncaki Klasemen

Thunder langsung membangun keunggulan dua digit di kuarter pertama. Warriors sempat memberi perlawanan dan memangkas jarak menjadi dua poin di kuarter kedua, namun momentum itu tak bertahan lama.

Oklahoma City merespons dengan rentetan 19 poin tanpa balas selama lebih dari empat menit, yang praktis mematikan perlawanan tuan rumah.

Selepas itu, Thunder sepenuhnya mengendalikan permainan. Keunggulan 19 poin di paruh pertama terus melebar hingga menembus selisih 30 angka di kuarter ketiga. 

Baca Juga: Era John Herdman di Timnas Indonesia Dimulai, PSSI Punya Ambisi Baru

Dengan margin yang nyaman, pelatih OKC menarik para pemain inti lebih awal. Hasil akhirnya, Warriors harus menerima kekalahan terbesar mereka musim ini, sekaligus mencatatkan total poin dan persentase tembakan terendah sejauh musim berjalan.

Shai Gilgeous-Alexander kembali jadi pahlawan. Guard andalan OKC itu mencetak 30 poin hanya dalam 28 menit, memperpanjang rekor pribadinya menjadi 106 pertandingan beruntun dengan minimal 20 poin. 

Catatan tersebut membuatnya kian dekat dengan rekor legendaris Wilt Chamberlain yang bertahan di angka 126 pertandingan.

Baca Juga: Juventus Bergerak Cepat Perpanjang Kontrak Luciano Spalletti

Selain konsistensi mencetak angka, efisiensi SGA juga mencolok.

Ia terus menjaga peluang untuk menembus klub elit 50-40-90, kategori pemain dengan akurasi tembakan di atas 50 persen dari lapangan, 40 persen dari tripoin, dan 90 persen dari garis bebas. 

Setelah laga ini, persentase tembakannya berada di level tertinggi sepanjang karier, sementara akurasi free throw-nya terus merangkak naik mendekati angka 90 persen.

Baca Juga: AC Milan Buka Kemenangan Awal Tahun, Rafael Leao Cetak Gol Tunggal dan Niclas Fullkrug Jalani Debut Melawan Cagliari

Jika performanya terjaga, SGA berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain dengan rata-rata poin tertinggi di klub 50-40-90, bahkan melampaui capaian Steph Curry pada musim MVP 2015/16.

Dengan rekor 30-5 dari 35 pertandingan, Thunder kini memiliki persentase kemenangan di atas 85 persen.

Laju ini membuka peluang besar bagi OKC untuk menembus musim dengan 70 kemenangan, sebuah pencapaian yang hanya pernah diraih Chicago Bulls 1995/96 dan Golden State Warriors 2015/16.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A Pekan ke-18, Laga Awal Tahun yang Menentukan

Meski sempat tergelincir dalam beberapa laga pada Desember, Thunder kembali menemukan ritmenya dan mencatatkan empat kemenangan beruntun. 

Konsistensi ini juga membuat OKC kembali mencatatkan sejarah sebagai salah satu dari sedikit tim yang mampu membuka dua musim berturut-turut dengan rekor 30 kemenangan atau lebih dari 35 laga.

Tags

Terkini