basket

Prastawa Antusias Sambut Musim Baru, Pelita Jaya Optimistis dengan Wajah Baru

Jumat, 9 Januari 2026 | 21:20 WIB
Kapten Tim Pelita Jaya Basketball, Andakara Prastawa. (IBL)

SportlinkNews - Kapten Pelita Jaya Basketball, Andakara Prastawa, menyambut musim baru dengan rasa antusias tinggi.

Masuknya sejumlah pemain anyar yang tampil menonjol bersama tim masing-masing pada musim lalu menjadi sumber optimisme tersendiri bagi skuat asal ibu kota tersebut.

Menurut Prastawa, kehadiran para pemain baru membawa warna dan dimensi berbeda yang sebelumnya belum dimiliki Pelita Jaya. 

Baca Juga: Hasil Super League: Bali United Tekuk PSM Makassar, Mirza Mustafic Cetak Gol Cepat

"Saya excited karena banyak pemain baru, dan mereka datang dengan prestasi dari tim mereka sebelumnya. Apa yang mereka punya, yang bagus, mereka bawa ke Pelita Jaya. Itu hal baru yang bikin kami semakin semangat," ujarnya. 

Ia juga menyinggung kembalinya Anto Boyratan dan Hendrick Xavi Yonga dari camp di Australia dan Amerika Serikat, yang dinilainya sudah tidak sabar untuk segera bertanding bersama tim.

Menatap laga awal musim melawan Dewa United, Prastawa menegaskan bahwa timnya tidak menjadikan pertandingan tersebut sebagai ajang balas dendam. Fokus utama Pelita Jaya adalah memulai musim dengan hasil dan performa yang baik. 

Baca Juga: Manchester City Imbang Tiga Kali Beruntun, Guardiola Tetap Tenang

"Bukan ke arah revans. Yang penting bagaimana kami bisa start season dengan baik. Lawan siapa pun, kalau awalnya bagus, ke depannya akan lebih enak," katanya.

Terkait kekalahan dari Dewa United di final musim lalu, Prastawa mengakui ada rasa kesal, namun ia memilih menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi.

"Kalau kesal pasti ada, tapi sekarang bagaimana rasa itu diubah jadi motivasi supaya tidak merasakan hal yang sama lagi," ucapnya.

Baca Juga: Atlet Indonesia Berpeluang Dapat Pelatihan dari Korea Selatan

Prastawa juga menyoroti komposisi pemain asing Pelita Jaya yang baru. Ia menilai setiap pemain memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, apalagi musim ini regulasi memungkinkan tiga pemain asing tampil bersamaan di lapangan. 

"Itu jelas berbeda dengan musim lalu yang hanya dua pemain. Tantangannya ada di bagaimana coaching staff mem-blend komposisi pemain, baik lokal maupun asing, serta menentukan play yang tepat," jelasnya. 

Ia menambahkan, kualitas pemain asing tidak bisa dinilai hanya dari skill semata, karena adaptasi di kompetisi sering kali menjadi faktor penentu.

Baca Juga: John Herdman Bawa Dua Asisten Asing di Timnas Indonesia

Menanggapi permintaan Pemda DKI agar Pelita Jaya mempersembahkan gelar IBL hingga peringatan 500 tahun Jakarta, Prastawa menegaskan kebanggaannya jika timnya mampu menghadirkan prestasi untuk ibu kota.

"Kebanggaan tersendiri bisa memberikan kado untuk Jakarta. Jika diminta memberi kado, tentu kenapa tidak? Itu juga menjadi tujuan kami,” ujar pemain yang telah melang-langit membela Jakarta sejak turnamen kelompok usia.

Mengenai antusiasme laga klasik Pelita Jaya kontra Satria Muda yang kini bermarkas di Kota Bandung, Prastawa menilai atmosfernya selalu menarik. 

Baca Juga: Gagal ke Semifinal Malaysia Open, Putri KW Langsung Fokus India Open

Ia menyebut fan Satria Muda masih memiliki ikatan emosional kuat, terutama setelah kepindahan klub tersebut. "Kalau nanti main di Bandung, pasti seru. Atmosfer seperti itu yang bikin basket jadi menarik," tutupnya.

Tags

Terkini