basket

Pulang ke Toronto, Kyle Lowry Disambut Gemuruh Emosi Publik Raptors

Selasa, 13 Januari 2026 | 23:14 WIB
Pemain Toronto Raptors, Kyle Lowry. (raptorsrepublic)

SportlinkNews - Toronto kembali menjadi panggung emosional bagi Kyle Lowry.

Mantan ikon Toronto Raptors itu mendapat sambutan luar biasa dari publik Scotiabank Arena saat Philadelphia 76ers meraih kemenangan 115-102 atas Raptors, Senin malam, 12 Januari 2026, waktu setempat.

Meski hanya tampil singkat di penghujung laga, kehadiran Lowry di lapangan menjadi momen yang paling berkesan. 

Baca Juga: John Herdman Paparkan Visi Satukan Pemain Diaspora dan Lokal di Timnas Indonesia

Guard berusia 39 tahun itu masuk dengan sisa waktu 1 menit 57 detik, disambut gemuruh tepuk tangan dan sorakan penonton yang seolah tak ingin melewatkan kesempatan terakhir melihat sang legenda Raptors beraksi di kandang lama mereka.

Toronto adalah rumah bagi Lowry selama sembilan musim. Di kota inilah ia membangun reputasi sebagai pemimpin tim dan mempersembahkan gelar NBA 2019, pencapaian terbesar dalam sejarah Raptors.

Laga ini pun berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di Toronto sebagai pemain aktif.

Baca Juga: Lolos 16 Besar India Open 2026, Putri KW Sebut Lapangan Berkabut

"Saya merasa mendapat kesempatan merasakan salah satu momen basket terbesar dalam perjalanan pribadi saya" ujar Lowry.

Lowry baru kembali tampil setelah absen sejak 23 Desember saat menghadapi Brooklyn. Ia bahkan membawa pulang bola pertandingan sebagai kenang-kenangan.

Sepanjang kuarter keempat, ketika Raptors tertinggal cukup jauh, suara penonton mulai menggema dengan teriakan, 'We want Lowry!".

Baca Juga: Hindari Zona Merah, Carlos Parreira Tegaskan Madura United akan Lakukan Pembenahan Menuju Putaran Kedua Super League

Sorakan itu akhirnya terjawab ketika pelatih 76ers Nick Nurs, arsitek gelar juara Raptors 2019, akhirnya memasukkan Lowry untuk menggantikan Tyrese Maxey.

"Saya rasa mereka tidak menyangka saya benar-benar akan melakukannya," kata Nurs. "Tapi saya memang sudah merencanakannya dan menunggu momen yang tepat. Senang bisa memberinya kesempatan itu."

Di atas lapangan, Lowry memang tidak mencetak angka. Ia gagal dalam tiga percobaan tembakan tiga poin yang dilepaskannya. Namun hasil tersebut nyaris tak berarti dibandingkan nilai emosional dari momen tersebut.

Baca Juga: Jebolan PSG dan Liverpool, Mamadou Sakho Resmi Pensiun dari Sepak Bola Profesional

"Saya langsung memanggil skema untuknya setelah timeout, mungkin dia belum sepenuhnya siap," ujar Nurs sambil tersenyum. "Sayang tembakannya tidak masuk, karena posisinya sebenarnya sudah sangat bagus."

Memasuki musim ke-20 di NBA, Lowry tetap menyimpan ikatan kuat dengan Toronto. Sehari sebelumnya, ia bahkan datang ke arena mengenakan jersey hoki Toronto Maple Leafs milik Auston Matthews. 

Ia juga kembali menegaskan keinginannya untuk suatu hari nanti menandatangani kontrak satu hari agar bisa pensiun sebagai pemain Raptors. "Satu hal itu tidak akan berubah," tegas Lowry.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu, Juara Dunia WorldSBK Tiga Kali yang Mencoba Mengadu Keberuntungan di MotoGP 2026

Malam itu, skor pertandingan mungkin milik 76ers. Namun sorotan dan emosi sepenuhnya tertuju pada Kyle Lowry, ikon Toronto yang pulang, meski hanya untuk sesaat.

Tags

Terkini