SportlinkNews - Membuka laga perdananya di IBL 2026, pelatih Bogor Hornbills, Caesar Camara sempat mengaku terkejut sekaligus harap-harap cemas.
"Jadi saat melihat jadwal dan mengetahui bahwa laga perdana adalah Hangtuah dan tandang, maka perasaan tidak enak itu muncul," ujar Cesar Camara.
"Kandang Hangtuah adalah lapangan paling menakutkan di IBL. Musim lalu, saya bahkan kalah di sini," lanjutnya.
Baca Juga: Pemain Timnas Ramai-ramai Sambut Kehadiran Pelatih Baru John Herdman, Begini Kata Jay Idzes Cs
Cesar mengakui menjalani laga di kandang Hangtuah Jakarta tidak pernah mudah. Untuk itu, kemenangan yang didapat pada gim perdana IBL 2026, Sabtu (11/1) patut dibanggakan.
Omongan Cesar memang terbukti. Bogor Hornbills perlu menjalani overtime sebelum memastikan kemenangan atas Hangtuah Jakarta dengan skor 84-83.
Bogor Hornbills merebut kemenangan dengan dramatis. Di babak overtime, tim yang bermarkas di Kota Hujan itu hanya bermain dengan dua pemain asing setelah Travin Thibodeaux terkena ejected.
Baca Juga: Corporate Box Jadi Alternatif Nonton Pertandingan Sepak Bola dengan Kenyamanan Maksimal
"Kami bermain dengan tiga pemain lokal. Itu membuktikan bahwa sistem dan filosofi kami tetap berjalan meski hanya dengan dua impor," ujar Cesar.
Meski begitu, Cesar Camara memuji dedikasi Stephaun Branch sebagai pemain. Sejak datang, Branch selalu memberikan 113 persen untuk tim.
Pada laga melawan Hangtuah Jakarta, Branch membukukan 18 poin dan 10 rebound. Secara permainan, Branch tak terlalu puas karena membukukan enam turnovers.
Baca Juga: Semen Padang FC Bakal Hadirkan Pemain Aisng Tambahan di Putaran Kedua Super League
Akan tetapi, bagi Cesar itu bukan masalah. "Dalam bermain basket, melakukan turnover itu hal yang biasa dan pasti. Jadi itu bukan masalah besar," ujar Cesar.
"Tapi Branch sudah melakukan banyak hal, tak hanya di pertandingan ini, tetapi juga seluruh pre season."