SportlinkNews - Pekan kedua IBL GoPay 2026 menjadi penanda bahwa persaingan musim ini berlangsung ketat, dengan kejutan dan dominasi hadir silih berganti.
Hingga fase ini, sejumlah tim langsung tancap gas dan menampilkan performa solid, sementara beberapa lainnya masih berjuang keluar dari tren negatif. Sejauh ini, empat kontestan mampu menjaga catatan sempurna tanpa kekalahan.
Satria Muda Pertamina Bandung menjadi salah satu sorotan utama. Meski belum sekalipun bermain di kandang sendiri, tim asal Kota Kembang itu sukses menyapu bersih tiga laga tandang pembuka musim.
Baca Juga: Indonesia Masters 2026: Ganda Putra Indonesia Terancam Bentrok Lebih Awal
Mereka tampil produktif dengan rata-rata 84,7 poin per pertandingan, hanya kalah subur dari Pelita Jaya.
Rangkaian kemenangan tersebut diraih saat menghadapi Tangerang Hawks Basketball, Satya Wacana Salatiga, dan RANS Simba Bogor.
Tantangan berikutnya pun telah menanti, yakni lawatan ke markas Rajawali Medan sebelum akhirnya kembali tampil di Bandung.
Baca Juga: Roger Federer Tertarik Saksikan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Kemudian, tentu saja runner-up musim lalu, Pelita Jaya Basketball Jakarta turut mewarnai daftar tim yang tak terkalahkan. Meski baru memainkan dua laga, keduanya berakhir dengan kemenangan meyakinkan di kandang lawan.
Pelita Jaya tampil eksplosif dengan rata-rata 97 poin per gim, tertinggi di liga sejauh ini. Tak hanya tajam di lini serang, tim asuhan David Singleton juga dominan di bawah ring dengan catatan rata-rata 48 rebound per pertandingan.
Tim ketiga yang masih berada di jalur positif adalah Rajawali Medan. Kehadiran mereka dalam daftar tim tak terkalahkan menjadi kejutan besar, mengingat musim lalu mereka terpuruk di dasar klasemen.
Baca Juga: Mimpi Jadi Nyata: Debut Pebulu Tangkis Muda Indonesia di Istora Senayan
Kini, di bawah arahan pelatih Efri Meldi, Rajawali menjelma menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan. Mereka mencatatkan tiga kemenangan beruntun di laga tandang.
Dipimpin Brandone Francis, mereka mampu menundukkan Kesatria Bengawan Solo, Satya Wacana Salatiga, dan Pacific Caesar Surabaya.
Perubahan signifikan ini membuat Rajawali langsung diperhitungkan sebagai penantang serius di awal musim.
Baca Juga: Daratkan 2 Pemain Persib, Persik Kediri Pisah dengan Yusuf Meilana
Terakhir, Bogor Hornbills. Tim ini juga turut menjaga asa dengan performa konsisten. Tim asal Kabupaten Bogor tersebut telah membukukan tiga kemenangan, dengan dua di antaranya diraih di kandang sendiri.
Hornbills bahkan harus bekerja keras melalui babak tambahan waktu saat mengalahkan Hangtuah Jakarta.
Kemenangan atas Tangerang Hawks Basketball dan Kesatria Bengawan Solo melengkapi start positif mereka, sekaligus membuka peluang kembali bersaing menuju babak playoffs.
Baca Juga: Liverpool Butuh Dukungan Bukan Siulan Suporter
Di sisi lain, beberapa tim menghadapi tantangan berat di awal musim. Satya Wacana Salatiga masih belum menemukan ritme setelah menelan empat kekalahan beruntun.
Nasib serupa dialami Kesatria Bengawan Solo dan Pacific Caesar Surabaya, yang sama-sama belum meraih kemenangan dari tiga laga pembuka.
Meski demikian, musim masih panjang, sehingga peluang untuk bangkit tetap terbuka di pekan-pekan berikutnya.