basket

Tangan Patah Tak Hentikan Harden Antar Cavaliers Tumbangkan Nets

Senin, 2 Maret 2026 | 23:38 WIB
Tampil dengan kondisi belum sepenuhnya pulih dari patah jari tangan kanan, James Harden tunjukan kelasnya. Sukses bantu Cavaliers menundukkan Brooklyn Nets, Minggu malam. (NBA)

SportlinkNews - James Harden menunjukkan kelasnya sebagai veteran saat membantu Cleveland Cavaliers menundukkan Brooklyn Nets 106-102, Minggu, 1 Maret 2026 waktu setempat.

Hebatnya, ia tampil dengan kondisi belum sepenuhnya pulih dari patah jari tangan kanan.

Harden membukukan 22 poin, sembilan rebound, dan delapan assist, termasuk empat tripoin dari tujuh percobaan. Performa itu terasa krusial dalam comeback Cleveland setelah tertinggal 46-52 saat turun minum.

Baca Juga: Gagal Cetak Gol Penalti, Ronaldo Khawatir Tidak Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

Pebasket 36 tahun tersebut sempat absen dua laga usai mengalami patah jari ketika Cavaliers mengalahkan New York Knicks 109-94 pekan lalu. Namun, ia memilih kembali lebih cepat dan langsung memberi dampak.

"Anda bisa lihat di babak pertama dia belum 100 persen," ujar pelatih Cleveland, Kenny Atkinson. "Tapi di babak kedua dia mengambil alih saat kami kesulitan. Dia ke garis lemparan bebas, memasukkan beberapa tripoin, dan itu sangat membantu."

Setelah hanya mencetak delapan poin di paruh pertama, Harden tampil agresif di kuarter ketiga. Dua lemparan bebas dan rangkaian empat poinnya membawa Cavaliers berbalik unggul 70-64 dengan waktu empat menit tersisa di periode tersebut.

Baca Juga: Jalan Terjal Indonesia Sejak Babak Pertama All England 2026

Didatangkan lewat trade dari Los Angeles Clippers pada 3 Februari, Harden langsung menjadi motor permainan Cavs. Dalam delapan laga bersama tim barunya, ia mencatat rata-rata 19,3 poin, 8,0 assist, dan 5,1 rebound.

"Kami membutuhkannya malam ini," tegas Atkinson. "Meski bermain dengan keterbatasan, dia tetap tampil luar biasa."

Comeback ini bukan sekadar soal angka, tetapi juga tentang mentalitas. Ia membuktikan, di usia 36 tahun dan musim ke-17 di NBA, pengaruhnya masih besar.

Tags

Terkini