basket

Setelah 16 Tahun Berkarier, Bima Riski Akhiri Perjalanan di Basket Profesional

Selasa, 19 Mei 2026 | 23:34 WIB
Bima Riski Ardiansyah akhirnya mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari level profesional pada Senin, 18 Mei lalu. Ia telah berkecimpung di dunia basket nasional ini selama 16 tahun. (IBL Indonesia)

SportlinkNews - Dunia basket Indonesia resmi kehilangan salah satu mesin poin terbaiknya.

Setelah 16 tahun menghiasi kompetisi basket profesional nasional, Bima Riski Ardiansyah akhirnya mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari level profesional, pada Senin, 18 Mei 2026.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Bima melalui akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Atmosfer Bandung Jadi Energi Tambahan Satria Muda Hadapi Playoff IBL 2026

Meski sudah dua tahun tidak lagi tampil di liga profesional, mantan pemain Bimasakti hingga Bali United tersebut baru sekarang menegaskan bahwa kariernya sebagai pemain profesional benar-benar telah berakhir.

"Tidak terasa sudah dua tahun dari game terakhir saya di Liga Basket Profesional Indonesia. Yang pasti punya alasan tersendiri kenapa selama 16 tahun berkarier dan sampai sekarang baru saya menegaskan pensiun menjadi pemain liga profesional," tulis Bima.

Nama Bima Riski Ardiansyah bukan sosok asing dalam perjalanan basket Indonesia.

Baca Juga: SGA Akui Tampil di Bawah Standar Saat Thunder Ditumbangkan Spurs

Lahir di Blitar pada 27 April 1990, ia memulai langkah profesional bersama klub Bimasakti Malang.

Dari GOR Bimasakti di kawasan Tanjungrejo, Kota Malang, kariernya perlahan tumbuh hingga menjadi salah satu scorer paling mematikan di liga nasional.

Puncak performanya datang pada musim 2012/2013 ketika masih membela Bimasakti Nikko Steel Malang.

Baca Juga: KONI Gelar Rakernas dan Musornaslub, Bahas Tuan Rumah PON 2032

Saat itu, Bima tampil sebagai top skor liga profesional Indonesia dan mulai dikenal sebagai salah satu shooter lokal paling konsisten di eranya.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke CLS Knights Surabaya. Bersama klub tersebut, Bima ikut merasakan dua pencapaian besar, yakni menjuarai IBL 2016 dan ASEAN Basketball League (ABL) musim 2018/2019.

Setelah itu, kariernya terus berlanjut bersama sejumlah tim besar lain. Satria Muda pernah merekrutnya pada 2019, sebelum akhirnya menjadi bagian penting proyek awal RANS PIK Basketball.

Baca Juga: Dhinda dan Thalita Kompak Lolos ke Babak Utama Malaysia Masters 2026

Bersama RANS, Bima ikut membantu tim debutan itu menembus babak playoff IBL 2022.

Petualangan terakhirnya di liga profesional terjadi bersama Bali United Basketball pada musim 2023 dan 2024.

Meski memilih pensiun sebagai pemain profesional, Bima belum benar-benar meninggalkan dunia basket. Dalam beberapa kesempatan, ia masih aktif tampil di turnamen lokal dan komunitas basket.

Baca Juga: Johann Zarco Alami Cedera Lutut Pasca Insiden di GP Catalunya Bakal Lewati Dua Balapan

Tak hanya itu, menjelang bergulirnya musim IBL 2026, Bima juga mulai mengambil peran baru di balik layar. Ia dipercaya menjadi trainer coach development untuk Pacific Caesar Surabaya selama masa off season.

Pengalaman panjang, kemampuan mencetak angka, serta pemahamannya terhadap permainan kini diharapkan bisa menjadi bekal penting untuk membantu perkembangan generasi baru basket Indonesia.

Tags

Terkini