basket

Dewa United Akhiri Debut BCL Asia-East 2026 tanpa Medali

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:50 WIB
Pemain asing Dewa United, Troy-Gillenwater memberikan arahan kepada pemain muda timnya, akhir pekan lalu. (Istimewa)

SportlinkNews - Langkah Dewa United Banten di ajang Basketball Champions League Asia-East 2026 berakhir tanpa medali setelah kalah dari wakil Mongolia, Chinggis Broncos.

Pada laga perebutan posisi ketiga di Arena Indoor Stadion Larkin, Johor Bahru, Minggu, Dewa United menyerah dengan skor 66-84.

Klub asal Indonesia itu menyerah dengan skor 66-84 dalam pertandingan yang sekaligus menutup perjalanan perdana mereka di kompetisi level Asia Timur tersebut.

Baca Juga: China Kuasai Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar

Meski gagal naik podium, pencapaian Dewa United tetap layak diapresiasi karena mampu menembus semifinal pada debut mereka di turnamen ini.

Pertandingan sempat berjalan ketat sejak awal. Chinggis Broncos membuka laga dengan keunggulan tipis 20-15 pada kuarter pertama, namun Dewa United mampu menjaga persaingan tetap terbuka lewat permainan agresif di kuarter kedua.

Tim asuhan Indonesia itu bahkan sempat memangkas selisih hingga satu angka sebelum Broncos menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 47-46.

Baca Juga: Aprilia Dapat Sponsor Utama di GP Italia, Jorge Martin Hadapi Dilema

Momentum sempat berpindah ke kubu Dewa United pada kuarter ketiga. Mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi 51-47 dan membuat laga kembali hidup.

Akan tetapi, pengalaman Broncos sebagai juara bertahan BCL Asia-East berbicara pada momen krusial.

Tim Mongolia perlahan mengambil alih permainan dan menutup kuarter ketiga dengan jarak 10 poin pada kedudukan 65-55.

Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town

Memasuki periode terakhir, Broncos tampil semakin dominan dan tidak memberi banyak ruang bagi Dewa United untuk berkembang.

Pemain muda Mongolia, Azbayar Altangerel, menjadi salah satu bintang kemenangan Broncos setelah membukukan 15 poin dan delapan rebound dengan performa nyaris sempurna tanpa turnover.

Sementara Ikhbayar Chuluunbaatar turut menyumbang 14 poin lewat akurasi tembakan tiga angka yang efisien.

Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town

Pelatih Broncos, Ariunbold Erdene, mengaku puas timnya mampu menutup musim dengan kemenangan meski gagal mempertahankan gelar.

"Kami membutuhkan medali ini, itulah mengapa kami senang. Semua pemain dan pelatih ingin mengakhiri musim dengan penampilan terbaik, dan kami melakukannya," tutur Erdene.

Di kubu Dewa United, Patrick Nikolas menjadi pencetak angka terbanyak dengan 14 poin. Sedangkan Troy Gillenwater menambahkan 10 poin.

Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town

Hasil ini membuat Dewa United menutup turnamen dengan catatan enam kemenangan dan empat kekalahan.

Indonesia pun masih harus menunggu untuk kembali memiliki wakil di kompetisi klub basket tertinggi Asia, setelah terakhir kali dicapai Pelita Jaya Basketball pada 2024.

Tags

Terkini