basket

Max Yanto, Legenda IBL Peraih Dua Kali Sportmanship Awards

Senin, 25 Maret 2024 | 14:05 WIB
Max Yanto mantan pemain Hangtuah, peraih Sportmanship Awards. (IBL)

SportlinkNews - Bagi Anda yang pencinta bola basket, terutama yang mengikuti event bola basket di era 2010-an pasti akrab dengan pebasket Max Yanto.

Ya, Max Yanto memang dikenal lantaran postur tubuhnya yang mencapai 2,15 meter sehingga dia begitu mudah dikenali orang.

Namun, selain postur tubuhnya yang tinggi, Max Yanto juga dikenal sebagai pribadi yang ramah dan sopan, baik di lapangan maupun di luar lapangan. Dalam permainan, Max selalu menjunjung tinggi sportivitas.

Baca Juga: Buntut Peristiwa di Bogor, Quintin Dove Kena Sanksi Denda dan Larangan Bermain

Sementara saat di luar lapangan, Max selalu ramah kepada penggemarnya. Pribadi Max yang asyik membuatnya dia dekat dengan siapapun.

Lantaran kepribadiannya yang hangat, tidak heran jika Max kemudian terpilih untuk mendapatkan penghargaan Sportmanship Awards. Bukan hanya sekali, tapi dua kali!

Sportmanship Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemain yang menunjukkan sportivitas di lapangan, dengan perilaku baik, permainan yang adil, dan integritas.

Max menerima penghargaan Sportmanship Awards dua musim berturut-turut, yaitu pada musim 2011-12 dan 2012-13.

Max Yanto merupakan mantan pemain tim Hangtuah di IBL 2017-18. Memulai karier profesionalnya di Hangtuah Sumsel, lalu kemudian berpindah ke NSH Jakarta.

Baca Juga: DBL Gelar Experience Camp 2024 untuk Umum, Ada Peningkatan Fasilitas dan Kuota Peserta

Max sempat singgah dan bermain di klub Stadium Jakarta, namun kembali ke Hangtuah sebelum pensiun.

Dengan porturnya yang tinggi Max dikenal sebagai pemain tertinggi kedua di Indonesia setelah Ujang Warlika yang memiliki tinggi 2,23 meter.

Max Yanto terakhir bermain di IBL musim 2017-18 bersama Hangtuah. Meski sudah pensiun Max masih terlihat di lingkungan tim Hangtuah, dan juga berlatih bersama hingga sekarang.

Max Yanto juga pernah merambah layar lebar. Pria kelahiran 7 Juli 1983 pernah menjadi bintang serial televisi berjudul Folklore: A Mother’s Love pada 2018 lalu. Kemudian dia berakting di film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023).

Halaman:

Tags

Terkini