SportlinkNews - Dominasi Satria Muda yang unggul 1-0 dari Pelita Jaya pada Game 1 Final IBL 2024 tidak lepas dari kepiawaian pemainnya dalam menterjemahkan strategi pelatih.
Pelita Jaya terpaksa mengakui keunggulan Satria Muda 71-84 lantaran kalah dalam mendominasi permainan terutama di kuarter keempat.
Reynaldo Garcia Zamora menjadi kunci kemenangan Satria Muda di Game 1. Bermain selama hampir 33 menit, Zamora mencetak 25 poin, sembilan rebound, dan delapan assist.
Baca Juga: PUMA Luncurkan Brilliance Pack untuk Wanita Tahun 2024
Dia memasukkan 9-dari-15 percobaan tembakan, termasuk dua kali tembakan three point. Sedangkan Artem Pustovyi menambahkan 16 poin dan delapan rebound.
Dari bangku cadangan, Abraham Damar Grahita mencetak 14 poin. Semua poin tersebut dicetak di babak kedua, karena Abraham tidak mencetak poin di babak pertama.
Terakhir ada Elgin Cook menambahkan 11 poin, sembilan rebound, dan dua assist.
Baca Juga: Final IBL 2024: Game 1 Dikuasai Satria Muda yang Mendominasi Permainan
"Kemenangan yang luar biasa. Satu langkah lagi untuk menjadi juara," kata Abraham Damar Grahita setelah pertandingan.
"Kami kembali lagi ke karakter bermain tim sendiri. Coach Youbel bilang harus kembali ke defense di babak kedua," ujar Abraham.
Dari kubu Pelita Jaya, Jerome Anthony Beane Jr. memimpin dengan 15 poin, Justin Brownlee menyusul dengan 14 poin, dan K. J. McDaniels menambahkan 14 poin.
Baca Juga: Dikeroyok Iannone, Marquez, dan Bulega, Francesco Bagnaia Tetap Perkasa di Ducati Race Of Champions
Pelita Jaya total mencetak 26 tembakan dari 60 percobaan dalam pertandingan ini.
Performa Pelita Jaya menurun drastis di kuarter keempat dengan hanya mencetak 33% field goals.