SportlinkNews - Tim Caveliers untuk kedua kalinya memenangkan Tantangan Keterampilan (Skill Challenge) di NBA All Star Weekend 2025.
Kerjasama apik duet Evan Mobley dan Donovan Mitchell membuat wakil tuan rumah harus menyerah.
Tahun ini skill challenge diikuti oleh empat tim. Selain Mobley dan Mitchell (Cleveland Cavaliers), juga ada Team Rooks yang isi Zaccharie Risacher (Atlanta Hawks) dan Alex Sarr (Washington Wizards).
Baca Juga: Georgina Rodriguez Ditempel Dua Pembalap, Pacar Ronaldo Pakai Pakaian Kulit
Kemudian Team Spurs (San Antonio Spurs) dengan komposisi Chris Paul dan Victor Wembanyama, serta wakil tuan rumah (Golden State Warriors) Draymond Green dan Moses Moody.
Keempatnya saling berhadapan di Bay Arena. Sayang, Tim Spurs yang pertama mengawali aksinya langsung didiskualifikasi setelah Wembanyama dan Paul dinilai menyiasati aturan.
Aksi mereka langsung dihentikan ketika akan melakukan tembakan tiga angka dengan cepat tanpa berupaya memasukannya ke arah ring di Ronde 1.
Baca Juga: Juventus Tidak Boleh Puas dengan Posisi Keempat
Chase Center bergemuruh seketika saat tim tuan rumah Warriors (Draymond Green dan Moses Moody) melaju ke babak final melawan Mitchell dan Mobley.
Namun, Green gagal melakukan tiga kali operan dada dan tidak dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan waktu tersisa.
Waktu yang dihasilkan masih kalah cepat dari duo All-Star Cavs, yang menyelesaikan Babak Final dalam waktu -/+ satu menit.
Tim Cavaliers pun menjadi juara di tahun ini, menggantikan posisi Pacers yang jadi kampiun sebelumnya.
Baca Juga: Juventus 1-0 Inter: Conceicao Tentukan Kemenangan Derby d’Italia
Mereka menjadi tim non-home pertama yang mampu memenangkan tantangan ini semenjak berganti konsep menjadi "group/team game" pada 2022.
Dalam tantangan keterampilan ini, ada beberapa rintangan yang harus dilakukan oleh para peserta.
Mulai dari bounce (memantulkan bola ke tanah) dan operan dada melalui target yang bergerak, tembakan tiga angka dari dari tiga sisa, samping kanan kiri dan tengah, serta rintangan kincir angin.
Baca Juga: Barcelona Dihadapkan pada Dilema: Pertahankan Lewandowski atau Rekrut Alexander Isak?
Setelah bola habis, para peserta harus menyelesaikan semua tugas tersebut dengan melakukan lay up. Semua tantangan dibatasi dengan waktu tertentu.
Semakin cepat dan semakin sukses melakukan tantangan itu, maka dia yang akan menjadi pemenang.
Parapemenang Tantangan Keterampilan (Skill Challenge) NBA All-Star sejak 2003:
Para pemenang skill challenge ini memiliki posisi beragam, mulai dari parapemain spesialis tembakan hingga para pemain bigman yang terampil.
Tahun | Pemenang (Tim) | Lokasi
2003 | Jason Kidd (Kidd) | Atlanta
2004 | Baron Davis (Hornets) | Los Angeles
2005 | Steve Nash (Suns) | Denver
2006 | Dwyane Wade (Heat) | Houston
2007 | Dwyane Wade (Heat) | Las Vegas
2008 | Deron Williams (Jazz) | New Orleans
2009 | Derrick Rose (Bulls) | Phoenix
2010 | Steve Nash (Suns) | Dallas
2011 | Stephen Curry (Warriors) | Los Angeles
2012 | Tony Parker (Spurs) | Orlando
2013 | Damian Lillard (Blazers) | Houston
2014 | Damian Lillard (Blazers) & Trey Burke (Jazz) | New Orleans
2015 | Patrick Beverley (Rockets) | New York City
2016 | Karl-Anthony Towns (Timberwolves) | Toronto
2017 | Kristaps Porzingis (Knicks) | New Orleans
2018 | Spencer Dinwiddie (Nets) | Los Angeles
2019 | Jayson Tatum (Celtics) | Charlotte
2020 | Bam Adebayo (Heat) | Chicago
2021 | Domontas Sabonis (Pacers) | Chicago
2022 | Team Cavs | Cleveland
2023 | Team Jazz | Utah
2024 | Team Pacers | Indianapolis
2025 | Team Cavs | San Francisco Bay Area