“Alasan kami memasangkan Apri dengan Febi adalah karena pengalaman Apri sebagai pemain senior yang bisa membimbing Febi,” lanjut Nitya.
Baca Juga: Pemain Ganda Cina, He Ji Ting Kembali Dibayangi Kasus Pengaturan Skor
“Febi juga memiliki potensi besar dan gaya bermain yang sesuai dengan Apri. Kami berharap dengan kekuatan masing-masing, mereka bisa menjadi pasangan yang solid.”
Apriyani sebelumnya dikenal sebagai mentor sukses ketika berpasangan dengan Fadia.
Duet mereka sempat mencuri perhatian dunia pada tahun 2022 dengan menembus jajaran top 10 dunia.
Baca Juga: Piala Asia U-17: Indonesia Tantang Korea, Mampukah Garuda Muda Pecah Rekor Buruk?
Meski sempat mengalami penurunan performa karena cedera, estafet pengalaman dari Apriyani terbukti efektif diteruskan oleh Fadia, yang kini tampil menjanjikan bersama Lanny.
“Kami berharap Apri juga bisa membawa Febi naik ke level permainan yang lebih tinggi, seperti saat dia bersama Fadia,” ucap Nitya menambahkan.
Adapun pasangan baru Apriyani/Febi telah dijadwalkan turun di dua turnamen terdekat, yakni Taipei Open 2025 pada 6-11 Mei dan Thailand Open 2025 pada 13-18 Mei.
Sementara itu, belum ada informasi resmi terkait masa depan pasangan lama Febi, Jesita Putri Miantoro. Sedangkan Fadia direncanakan kembali bersatu dengan Lanny Tria Mayasari.
Artikel Terkait
Istri Ben White Pamer Perut Buncit, Penggemar Arsenal Terkesima
Cesc Fabregas: Hanya 25 Persen yang Ada Dalam Proyek Como
Jadwal Final Bola Voli V-League Jumat 4 April 2025: Red Sparks Vs Pink Spiders, Semoga Bukan yang Terakhir
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Tantang Korea Selatan
Jelang Lawan Korea di Piala Asia U17 2025, Timnas U17 Indonesia Dinilai Siap Secara Mental dan Fisik