Badminton Asia Championship 2025: Ganda Putri Indonesia Hadapi Tantangan Berat, Siap Tampil Maksimal

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 28 Maret 2025 | 05:02 WIB
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi.

SportlinkNews - Tantangan berat akan dihadapi sektor ganda putri Indonesia di Badminton Asia Championship 2025. 

Indonesia sendiri mendapatkan kuota empat wakil untuk bisa tampil pada 8-13 April mendatang, di Ningbo, Cina.

Empat ganda putri Indonesia yang akan tampil yakni, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, dan Siti Sarah Azzahra/Aqnia Sri Rahayu.

Baca Juga: Pindah ke Real Madrid, Alexander-Arnold Harusnya Dihormati Bukan Dicemooh

Mengingat level kejuaraan ini sangat tinggi, setara dengan turnamen BWF World Tour 1000, Asisten Pelatih Ganda Putri, Nitya Krishinda Maheswari meminta para pemainnya untuk bisa mulai memetakan lawan mereka masing-masing.

"Level persaingan di BAC sangat tinggi. Semua pasangan yang tampil di sini sudah berada di level atas, jadi anak-anak harus mempersiapkan diri dengan baik sesuai hasil drawing yang ada," ungkapnya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu lalu, 26 Maret 2025.

Dari hasil undian ganda putri, keempat wakil Merah Putih itu akan langsung tampil di babak utama. 

Baca Juga: Edisi Terbatas! adidas, Bayern, dan BSTN Perkenalkan Koleksi Spesial

Pada babak pertama, Febriana/Amallia kembali akan bertemu dengan Go Peo Kee/Teoh Mei Xing.

Secara rekor pertemuan, ganda peringkat 8 dunia itu masih unggul dari ganda Malaysia tersebut. 

Pada pertemuan pertama mereka di Hong Kong Open 2024 lalu, Febriana-Amallia menang dua gim langsung.

Kemudian, Rachel/Trias akan langsung menantang ganda unggulan asal Cina, Li Yi Jing/Luo Xu Min. Pasangan ini sebelumnya mengalahkan Rachel/Trias di Thailand Masters 2024.

Baca Juga: Masa Depan di Man City Tidak Pasti, Kevin De Bruyne Diminati Klub Argentina

Bila bisa melewati Li/Luo, perjalanan Rachel/Trias masih terjal. Mengingat ada lima unggulan teratas yang kemungkinan akan dihadapinya untuk mencapai puncak, seperti Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea), Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang), dan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China).

Undian yang lebih mudah didapatkan oleh Lanny/Fadia dan Sarah Aqnia. 

Lanny/Fadia akan bertemu wakil Hong kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam dan Sarah/Aqnia ditantang Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dari Taiwan.

Baca Juga: Kiprah Yuki Tsunoda Mendampingi Max Verstappen di Red Bull Racing

"Tantangannya berat, untuk itu hasil pertandingan nanti akan sangat bergantung kepada kesiapan para atlet. Kami sebagai pelatih tentu berharap tinggi, tetapi semua kembali ke atletnya," ujar Nitya Krishinda.

"Seberapa besar mereka bisa mengeluarkan permainan terbaik dan menunjukkan kemampuan mereka di lapangan," tambahnya.

Berbicara target, Nitya Krishinda menyatakan bahwa masing-masing ganda memiliki target yang berbeda. Hal itu disesuaikan dengan level dan rangking para pemain.

Baca Juga: Bento Krepski Pilih Al Nassr, Tolak Inter Milan demi Cristiano Ronaldo

"Target itu kan banyak ya, bisa dari target hasil apakah itu final, semifinal, atau bahkan juara. Semua punya targetnya masing-masing, tentu berbeda karena level permainan mereka (empat ganda) juga sama-sama berbeda," katanya.

Namun, selain melihat hasil, Nitya Krishinda juga mengatakan pihaknya juga memiliki target lain yakni bagaimana perkembangan permainan dari anak asuhnya tersebut.

"Bukan bicara hasil saja. Tapi ada juga target apakah mereka sudah bermain sesuai yang kami inginkan, bagaimana mereka bertandingnya. Hal-hal seperti itu," tukasnya.

Baca Juga: Persija Terus Asah Kemampuan Tim, Ferrari dan Rizky Ridho Sudah Kembali Bergabung

Dengan persaingan ketat dan lawan-lawan kuat menanti, mampukah ganda putri Indonesia memberikan kejutan di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025 nanti.

BAC sendiri adalah turnamen individu untuk pebulutangkis di regional Asia. 

Pebulutangkis yang ikut serta adalah undangan dari Konfederasi Bulutangkis Asia, dan Indonesia mendapatkan kuota 19 waki.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X