Skor akhir 21-12, 20-22, dan 21-23 menunjukkan bagaimana Malaysia gagal memanfaatkan momentum kemenangan di gim pertama.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Dominasi Cina Belum Tergoyahkan, Rebut Tiket Final untuk Ke-16 Kalinya.
Menurut Herry, kekalahan itu terjadi karena beberapa kesalahan teknis serta kondisi fisik yang belum optimal.
Ia menyarankan Aaron/Soh untuk meningkatkan fokus pada aspek kekuatan dan daya tahan tubuh.
“Mereka membuat beberapa kesalahan, tetapi yang lebih penting, saya ingin mereka lebih fokus pada latihan beban untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan,” jelas Herry.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Indonesia Siapkan Strategi Baru Hadapi Kekuatan Penuh Korea
Ia menambahkan bahwa peningkatan kekuatan fisik akan sangat membantu dalam memperbaiki kualitas serangan, terutama saat melakukan smash.
"Latihan beban akan membantu mereka memiliki pukulan yang lebih keras,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, Herry juga menilai bahwa Malaysia sebetulnya memiliki peluang lebih besar jika mampu memuncaki klasemen grup.
Baca Juga: Tugas Berat Ricky Nelson Bawa Persija Masuk Empat Besar Liga 1 2024/2025
Sayangnya, kekalahan dari Jepang di fase grup membuat mereka harus menghadapi unggulan kuat, China, lebih awal di babak perempat final.
Sebagai catatan tambahan, tim China yang menyingkirkan Malaysia kini telah melangkah ke babak final setelah menundukkan Jepang di semifinal pada Sabtu (3/5/2025).
Hal ini sekaligus menegaskan kekuatan dominan yang dimiliki tim Negeri Tirai Bambu di ajang beregu campuran tersebut.
Artikel Terkait
Torino 1-1 Venezia: Vanoli Pingsan di Pinggir Lapangan karena Stres
Kapten Timnas Indonesia Handball, Venezia Gagal Menang
Man City 1 Wolves 0: Kevin De Bruyne Mengikuti jJejak Lionel Messi dengan Gol Penting
Dua Dekade Silam, Lionel Messi Cetak Gol Pertamanya ke Gawang Albacete
Terlibat Pengaturan Skor Pertandingan, FIFA Degradasi Tim Sepak Bola Vietnam