Malaysia dan Cina Dominasi Thailand Open 2025, Gelar Bersejarah bagi Chen Yu Fei

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 18 Mei 2025 | 23:11 WIB
Tunggal putri Cina, Chen Yu Fei sukses naik podium tertinggi di Thailand Openn 2025, 18 Mei 2025. Buatnya juara di sini tak terlupakan, karena di 2019 ini gelar pertamanya di level senior.
Tunggal putri Cina, Chen Yu Fei sukses naik podium tertinggi di Thailand Openn 2025, 18 Mei 2025. Buatnya juara di sini tak terlupakan, karena di 2019 ini gelar pertamanya di level senior.

SportlinkNews - Malaysia dan Cina menjadi juara umum di Thailand Open 2025. Kedua, sama-sama membawa pulang dua gelar dari turnamen BWF World Tour 500 tersebut.

Malaysia berjaya di sektor ganda, baik putra maupun putri. Dua unggulan teratas yang datang dari negeri jiran, sukses bawa pulang gelar.

Di putri, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan memupuskan impian ganda Korea, Jeong Na Eun/Lee Yeon Woo, setelah mengkandaskan mereka dengan skor akhir 21-16, 21-17. Ini jadi gelar pertama Pearly/Thinaah di turnamen ini.

Baca Juga: Jersey Baru FC Augsburg Musim Depan Buatan Fans, Diluncurkan di Laga Terakhir

Kemudian di putra, unggulan teratas Aaron Chia-Soh Wooi Yik memenangi laga ketat tiga gim.

Melawan pasangan Denmark yang sedang naik daun, Denmark William Kryger Boe-Christian Faust Kjær, pasangan yang kini menjadi anak didik pelatih Naga Api (Herry Imam Pierngadi), unggul 22-20, 21-17, 21-12.

Sementara Cina, memperoleh gelar dari tunggal putri dan ganda campuran yang menciptakan "All Chinese Final".

Di tunggal putri, unggulan kedua, Chen Yu Fei berhasil mewujudkan ambisinya untuk menjuarai turnamen ini. Gelar ini bersejarah untuknya.

Baca Juga: Kemenangan Verstappen di F1 GP Emilia-Romagna 2025 Jadi Momen Bersejarah Bagi Red Bull

Chen Yu Fei masih terlalu tangguh untuk andalan tuan rumah, Pornpawee Chochuwong. Chen Yu Fei mengalahkan unggulan pertama itu dengan hasil 21-16, 21-12.

Bagi Chen Yu Fei ini adalah gelar keduanya setelah enam tahun lalu, di 2019.

"Ini adalah gelar yang penting dalam karier saya, ini adalah salah satu gelar pertama yang saya menangkan dalam karier senior saya, pada tahun 2019," ujarnya.

"Menghadapi petenis lokal favorit (Pornpawee), saya menyesuaikan diri dengan para penonton dan kondisinya. Mempersiapkan diri secara menyeluruh dan tentu memberikan yang terbaik di laga ini," tutur Chen Yu Fei.

Baca Juga: RB Leipzig Rilis Jersey Kandang Baru Musim Depan, Simpel tapi Elegan

Sementara itu di ganda campuran, 'perang saudara' dimenangkan oleh Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Mereka mengatasi kompatriotnya, Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying dengan skor ketat dua gim 24-22, 21-16.

Sedangkan tuan rumah, hanya mendapatkan satu gelar. Gelar datang dari tunggal putra, di mana Kunlavut Vitidsarn sukses mengatasi unggulan kedua asal Denmark, Anders Antonsen lewat laga sengit tiga gim 21-16, 17-21, 21-9.

Ini menjadi gelar keduanya di turnamen ini setelah pada 2023 lalu.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: bwfbadminton.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X