SportlinkNews - Dua tunggal terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Gregoria Mariska Tunjung direncanakan untuk kembali bertanding pada Japan Open 2025, 15-20 Juli mendatang. Keduanya sempat menepi setelah mengalami cedera dan masalah kesehatan.
Saat di Indonesia Open 2025, pekan lalu, Gregoria sempat mengatakan dirinya mengharapkan sudah bisa turun di Japan Open. Ia pun mengatakan bahwa kondisinya kini membaik, meski sakit vertigonya belum sembuh 100 persen.
Gregoria mengalami vertigo berat hingga batal tampil di Sudirman Cup 2025, April lalu.
Baca Juga: Timnas Voli Putri Petik Kemenangan Kedua, Siap Hadapi Hong Kong di Perebutan Posisi 5–8 AVC Nation Cup 2025
"Saya sudah mulai berlatih ketahanan tubuh, tapi masih ada beberapa gerakan cepat yang belum bisa diikuti karena masih sedikit pusing kalau dilakukan. Harapannya, sakit ini tidak kambuh lagi dan bisa mengetahui apa pemicu vertigonya," ucapnya.
Sementara itu, Ginting yang sempat absen akhir tahun lalu dan melakukan pembekuan poin BWF karena cedera bahu, juga direncanakan kembali tampil di turnamen BWF World Tour 750 ini. Apalagi waktu untuk pembekuannya sudah selesai.
"kondisi Ginting sudah membaik dan telah menjalani latihan dengan porsi penuh. Namun, keputusan final akan tetap melihat perkembangan terakhir sebelum keberangkatan," kata Pelatih Tunggal Putra, Indra Widjaja.
Baca Juga: Vietnam Terkendala Minim Diaspora, Sulit Ikuti Jejak Naturalisasi Timnas Indonesia
"Kalau semua bagus, Japan Open saya mainkan. Tapi kalau belum, ya sejelek-jeleknya bisa mundur ke Macau Open, karena Ginting lama tidak bertanding jadi ia perlu mendapatkan feelingnya lagi terlebih dahulu," katanya.
Bukan hanya Ginting dan Gregoria yang berencana comeback, tetapi PBSI juga akan mencoba pasangan bagi di ganda putra. Di mana Fajar Alfian akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar ditinggal partnernya Muhammad Rian Ardianto yang izin menemani istrinya yang melahirkan anak pertamanya. Sementara Fikri kehilangan Daniel Marthin yang masih menjalani terapi penyembuhan cedera lutut kirinya.
Baca Juga: Menpora: Tak Ada Cabor yang Dianaktirikan, Apresiasi Sesuai Prestasi
Duet ini belum pernah tampil di kejuaraan internasional, tetapi beberapa kali sudah pernah bermain bersama di Kejurnas membela klub yang sama.
Sementara itu, dari ganda campuran, mulai Japan Open, PBSI tidak akan lagi menurunkan Dejan Ferdinansyah berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Selepas Indonesia Open 2025, keduanya dipisah, dan Fadia hanya akan fokus di ganda putri.
Sedangkan Dejan saat ini sedang dicarikan pasangan baru dari level pratama.
Bila semua berjalan lancar, maka total 17 wakil Merah Putih akan tampil di Japan Open 2025. Di mana sektor terbanyak yang mengirimkan wakil adalah ganda putri dan campuran.
Artikel Terkait
Anthony Ginting Absen Panjang, PBSI Ungkap Detail Cedera Bahu yang Dialaminya
Protecting Ranking Dikabulkan BWF, Anthony Ginting Absen di Indonesia Open 2025 untuk Fokus Pemulihan Cedera
Peringkat BWF Usai Sudirman Cup 2025: Fajar/Rian Naik, Fikri/Daniel Terdepak dari 10 Besar
Vertigo Gregoria Mariska Membaik, Rencanakan Kembali Bertanding di Japan Open 2025
PBSI Rombak Pasangan Ganda Putra, Fajar Akan Berpasangan dengan Fikri di Tur Asia