SportlinkNews - Media Vietnam, Soha, menyoroti sulitnya meniru kebijakan naturalisasi pemain yang dijalankan oleh Timnas Indonesia dan Malaysia.
Dalam laporannya, Soha menyebut bahwa sebagian suporter Vietnam mulai bermimpi agar tim nasional mereka bisa mengikuti langkah serupa yang diterapkan oleh dua negara Asia Tenggara tersebut.
Indonesia dan Malaysia dinilai sukses menjalankan program naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir. PSSI sendiri sudah mulai menjaring pemain diaspora sejak awal 2010-an.
Baca Juga: Cedera Lawan Jepang, Kevin Diks Janji Timnas Indonesia akan Bangkit Lebih Kuat
Namun, hasil dari upaya itu baru terlihat nyata dalam lima tahun terakhir, terutama setelah sejumlah pemain keturunan yang merumput di klub-klub elite Eropa bergabung memperkuat Timnas Garuda.
Hal serupa juga terjadi di Malaysia.
Federasi sepak bola negara tersebut mulai menuai hasil dari kebijakan naturalisasi mereka dalam satu tahun terakhir.
Baca Juga: Yamaha Resmi Pinang Toprak Razgatlioglu untuk MotoGP 2026 Gabung Bersama Prima Pramac
Keberhasilan keduanya tercermin dari pencapaian di lapangan.
Indonesia mampu menundukkan Vietnam dalam tiga pertemuan beruntun di ajang resmi, yakni Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2023.
Sementara Malaysia mengalahkan Vietnam dengan skor telak 4-0 di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Baca Juga: Kekalahan KO Pertama, Jeka Saragih Dapat Larangan Bertarung dari UFC
Namun, Soha mengungkapkan bahwa situasi berbeda dihadapi oleh Vietnam.
Negara tersebut terkendala oleh keterbatasan jumlah pemain diaspora yang memiliki darah Vietnam di luar negeri.
Artikel Terkait
Port FC Resmi Ikut Piala Presiden 2025, Asnawi Siap Tampil Lawan Persib dan Oxford United
Resmi Berseragam Real Madrid, Ini Kalimat Pertama Dean Huijsen
Xabi Alonso Siapkan Tim Terbaik Real Madrid untuk Piala Dunia Antarklub 2025
Jadwal Pertandingan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Amerika Serikat
Inter Miami Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia Klub 2025