SportlinkNews - Sekretaris Jenderal PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) Ricky Soebagdja menyoroti penyelenggaraan FISIP UI Open 2025 Badminton Championship.
Ricky mengaku terkejut dengan antusiasme peserta yang membludak hingga panitia terpaksa menutup pendaftaran sebelum waktu yang ditentukan.
"Peminatnya luar biasa menjadi catatan tersendiri bagi PBSI. Ini membuktikan regenerasi bulu tangkis terus tumbuh. Tentu kami mengapresiasi kerja keras FISIP UI yang menggelar turnamen untuk usia muda dan remaja ini," kata Ricky Soebagja.
Baca Juga: Aaron Chia/Soh Wooi Yik Fokus Konsistensi, Bukan Ranking Dunia
Mantan pemain ganda putra Indonesia itu menegaskan pentingnya seperti FISIP UI Open sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan ke level nasional.
“PP PBSI mengapresiasi FISIP UI yang konsisten mendukung
pengembangan bulu tangkis melalui turnamen seperti ini. Ini menambah jam terbang atlet muda, menjadi ajang pembinaan, serta menciptakan suasana kompetitif yang sehat," ujar Ricky.
FISIP UI Open 2025 Badminton Championship ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja di bawah usia 17 tahun.
Baca Juga: PBSI Evaluasi Setengah Musim: Pola Latihan dan Pola Komunikasi Atlet Elite Belum Efektif
Antusiasme peserta luar biasa tinggi. Terbukti dari proses pendaftaran yang ditutup dalam waktu kurang dari satu hari setelah dibuka.
"Tercatat 1.131 peserta mendaftarkan diri. Kami terpaksa menutup pendaftarannya sehari sebelum batas waktu yang ditentukan, karena kalau tidak, tentu jumlah pesertanya makin membludak," kata Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan FISIP UI dalam jumpa pers di Kampus UI Depok, Jumat (20/06/2025).
FISIP UI Open 2025 akan dilaksanakan pada 23 - 29 Juni 2025 bertempat di Balairung dan Gymnasium Universitas Indonesia, Depok. Ini sebuah ajang pembinaan dan kompetisi nasional yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-9.
Baca Juga: Indonesia Bidik Target Lebih Tinggi di Kejuaraan Asia Junior 2025
Turnamen ini diikuti oleh 1.131 atlet muda dari berbagai daerah. Bukan hanya dari Pulau Jawa, tapi juga datang dari Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.
Turnamen bulutangkis ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah penting untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak usia dini.
Artikel Terkait
Piala Dunia Antarklub: Gol Indah Tendangan Bebas Messi Membuatnya Meraih Ballon d'Or Ke-9
Serena Williams Menampilkan Foto Tubuh yang Luar Biasa di Cryotherapy
Shin Tae-yong Ditolak Penggemar, China Resmi Umumkan Pirlo sebagai Pelatih Timnas
Belum Gantung Sepatu, Evan Dimas Ungkap Masih Dapat Tawaran Bermain
Tim Kepelatihan Persija Sudah Lengkap, Macan Kemayoran Siap Gaspol Menuju Liga 1 2025/26