PBSI dan Rusia Sepakati Kolaborasi Pengembangan Atlet dan Turnamen Bulutangkis

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 20 Juni 2025 | 23:37 WIB
Menpora, Dito Ariotedjo bersalaman dengan perwakilan pemerintahan Rusia dalam Forum St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, 20 Juni 2025.
Menpora, Dito Ariotedjo bersalaman dengan perwakilan pemerintahan Rusia dalam Forum St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, 20 Juni 2025.

SportlinkNews - Guna memperkuat kerja sama bilateral di bidang olahraga, khususnya bulutangkis, PBSI melakukan kunjungan resmi ke Rusia.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendorong diplomasi olahraga sebagai jembatan hubungan antarbangsa.

Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran, didampingi Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat, Wakil Ketua Umum III Armand Darmadji, Komite Etik Nugroho Slamet Wibowo, dam Bendahara Umum Tonny Wahyudi.

Kemudian juga ada delapan atlet muda serta satu pelatih turut ikut dalam kunjungan tersebut. 

Baca Juga: Pekerjaan Rumah OKC Thunder di Gim 7 Final NBA 2025

Para atlet Yohanes Saut Marcellyno, Ni Kadek Dhinda Amartya, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Apriyani Rahayu, Febi Setianingrum, Verrel Yustin Mulia, dan Lisa Ayu Kusumawati. Didampingi oleh pelatih Prasetyo Restu Basuki.

Ini merupakan kunjungan balasan dari PBSI, setelah April lalu, delegasi Federasi Bulutangkis Rusia datang ke Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta. 

Dalam komunikasi sebelumnya, Rusia menyampaikan ketertarikan untuk membangun kerja sama jangka panjang dengan PBSI.

Termasuk dalam hal pertukaran pelatih, pembinaan atlet, hingga penyelenggaraan turnamen bersama.

Baca Juga: Perempat Final AVC Nations Cup 2025: Pakistan Jadi Rintangan Berat Indonesia

Setelah pertemuan antara PBSI dan Ketua Umum National Federation of Badminton Rusia, Andrey Antropov, dan jajarannya, momen keakraban lewat main bersama antara para atlet Pelatnas PBSI dan atlet Rusia. 

"Kami percaya bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun persahabatan, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain. Kami berharap kunjungan ini menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih erat," ujar Fadil/

Fadil juga menegaskan bahwa PBSI terbuka untuk kolaborasi global tanpa memandang latar belakang, selama bertujuan untuk kemajuan dan pelestarian olahraga bulutangkis di seluruh dunia.

Baca Juga: Voting Dibuka: Suporter Tentukan 30 Pemain Liga Indonesia All Star untuk Piala Presiden 2025

Kerja sama ini juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Rusia, yang salah satu inisiasinya terjadi pada pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan First Deputy Minister Rusia, Denis Manturov, di Jakarta, April lalu.

Pertemuan itu turut disaksikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo.

Selain kunjungan ke Federasi Bulutangkis Rusia, delegasi PBSI juga menghadiri Forum St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025. 

Dalam forum tersebut, Fadil Imran dan Taufik Hidayat melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitri Chemishenko, dalam sesi bertema "Sport is a Universal Language of Dialogue" yang turut menghadirkan Menpora RI Dito Ariotedjo sebagai pembicara.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X