SportlinkNews - Tim bulutangkis Indonesia bertolak menuju Jepang, Sabtu malam, 12 Juli 2025, untuk tampil dalam turnamen Japan Open 2025 yang digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, 15-20 Juli mendatang.
Turnamen dengan level BWF Super 750 ini menjadi momen penting lanjutan tur Asia, dan dijadikan ajang evaluasi para penghuni Pelatnas PBSI Cipayung setelah hasil yang kurang bagus di Indonesia Open 2025.
Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menegaskan bahwa mereka telah memanfaatkan waktu jeda selama satu bulan untuk mengevaluasi performa secara menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun strategi.
Baca Juga: Belum Debut, Megatron dari Indonesia Sudah Jadi Rebutan Fans Klub Liga Elit Turki
"Persiapannya cukup bagus, setelah Indonesia Open ada waktu satu bulan lebih, jadi dimaksimalkan semua, mulai dari fisik, teknik, dan evaluasi kekurangan dari turnamen sebelumnya," ujar Jafar.
"Kami fokus pada poin-poin kritis, bagaimana mengatasi dan mengambil poin di situasi genting," tambah Felisha.
Sementara itu, andalan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dipastikan siap kembali. Hal itu diungkapkan Pelatih Indra Wijaya yang memastikan bahwa Ginting telah pulih dan siap bertanding setelah sempat absen cukup lama karena cedera tangan.
Baca Juga: Nike Luncurkan 'Scary Good' Pack untuk Musim 2025-2026: Sepatu Bola Bergaya Mistis dan Provokatif
"Kondisi Ginting bagus. Dari latihan penuh kurang lebih tiga minggu, semuanya berjalan normal. Cederanya aman, jadi saya putuskan untuk berangkat," ungkap Indra.
Sementara itu, Alwi Farhan yang juga turun di sektor tunggal putra diharapkan bisa tampil lepas dan menunjukkan seluruh potensinya.
"Sebagai pemain yang sedang berproses, saya ingin melihat Alwi mengeluarkan semua yang sudah dilatih. Main maksimal, itu targetnya," tambah Indra.
Baca Juga: Tampil Berhijab di Liga Turki, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Warganet
Dengan persiapan yang lebih matang dan pemulihan yang efektif pasca-turnamen sebelumnya, tim bulutangkis Indonesia yang berkekuatan 10 wakil diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik di Tokyo.
Meski tidak membebani pemain dengan target berlebihan, pencapaian maksimal tetap menjadi harapan dari seluruh tim.
Tingginya poin yang diperebutkan di Japan Open 2025 akan menjadi tambahan penting bagi para pemain Indonesia untuk bisa masuk dalam daftar BWF World Championship 2025 pada Agustus mendatang.
Artikel Terkait
Cinta dan Air Mata Legend Bulutangkis Ivanna Lie untuk Indonesia
Era Baru Tunggal Putra, PBSI Siapkan Alwi dan Ubet Jadi Ujung Tombak
Gregoria dan Ginting Berencana Comeback, Fajar Gandeng Fikri di Japan Open 2025
Ginting & Gregoria Comeback, Ganda Putra Saling Sikut di Babak Pertama Japan Open 2025
Comeback di Japan Open 2025, Ginting Fokus Kembalikan Sentuhan Terbaik