Iie Sumirat Wafat, Wamenpora Taufik Hidayat Merasa Sangat Kehilangan Sosok yang Penuh Dedikasi

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 23 Juli 2025 | 12:21 WIB
Wamenpora Taufik Hidayat saat takziah ke kediaman almarhum Iie Sumirat (Gilang/Kemenpora)
Wamenpora Taufik Hidayat saat takziah ke kediaman almarhum Iie Sumirat (Gilang/Kemenpora)

SportlinkNews - Duka menyelimuti dunia bulu tangkis Indonesia. Iie Sumirat, seorang legenda bulu tangkis nasional wafat pada Selasa, 22 Juli 2025.

Kabar itu sontak membuat insan bulu tangkis nasional merasa kehilangan sosok yang berdedikasi tinggi pada bulu tangkis Indonesia.

Wamenpora RI Taufik Hidayat termasuk orang yang merasa sangat kehilangan atas wafatnya Iie Sumirat. Tanpa membuang waktu Wamenpora langsung datang takziah ke rumah almarhum di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Legenda Bulutangkis Iie Sumirat Tutup Usia, “Pembunuh Raksasa” yang Tak Tergantikan

Wamenpora tiba di rumah duka sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (23/7) dini hari. Kedatangan Wamenpora dan rombongan disambut hangat sanak keluarga almarhum.

Wamenpora Taufik Hidayat memang punya kedekatan hubungan yang sangat baik dengan keluarga almarhum. Taufik mengaku, almarhum Iie Sumirat adalah pelatih sekaligus sudah dianggap sebagai orang tuanya.

Iie Sumirat adalah orang yang pertama kali menemukan bakat luar biasa bulu tangkis Wamenpora Taufik Hidayat saat masih berada di kampung halamannya, Pangalengan.

Baca Juga: INASPRO 3x3 Jakarta 2025 Siap Digelar, Perbasi Fokus Bangun Tim Menuju Olimpiade

"Tanpa beliau saya tidak akan bisa sampai ke titik ini, dari umur 9 tahun saya mulai latihan sama beliau sampai umur 14 tahun," buka Taufik Hidayat.

"Diajarin dasar-dasar bulu tangkis seperti apa dan beliau juga menjadi salah satu panutan bulu tangkis tanah air," kenang Wamenpora Taufik.

Wamenpora Taufik mengaku sangat kehilangan sosok Iie Sumirat yang ia anggap sudah seperti orang tuanya sendiri.

Baca Juga: Lewis Hamilton Luncurkan Koleksi Kapsul Dior Terbarunya dengan Sentuhan ala Afrika

"Yang nemuin saya, yang lahirin saya ya beliau ini. Dan buat saya sangat kehilangan sekali, dari kemarin memang sudah niatan ke Bandung saat beliau sakit tapi belum, dan tadi dikabarin dan ya langsung kesini," paparnya.

"Beliau sudah saya anggap seperti orang tua sendiri, karena waktu kecil kalau tidak latihan bahkan tidur dirumahnya sampai sekarang ya, karena rumah sama lapangannya sebelahan sampai sekarang masih ada," urai Wamenpora.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: kemenpora

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X