Satu Emas, Satu Perak, Satu Perunggu: Indonesia Masih Tertinggal di AJC 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 27 Juli 2025 | 22:33 WIB
 Moh. Zaki Ubaidillah sukses mengamankan gelar Asia Junior Championships 2025 kategori perorangan, usai mengalahkan unggulan delapan asal China, Yang Ming Yu Liu 21-12, 21-17 di GOR Manahan, 27 Juli. (PBSI)
Moh. Zaki Ubaidillah sukses mengamankan gelar Asia Junior Championships 2025 kategori perorangan, usai mengalahkan unggulan delapan asal China, Yang Ming Yu Liu 21-12, 21-17 di GOR Manahan, 27 Juli. (PBSI)

SportlinkNews - Indonesia harus puas hanya membawa pulang satu gelar juara dari Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2025 kategori perorangan.

Gelar datang dari sektor tunggal putra, sedangkan ganda campuran harus puas dengan pencapaian runner-up. 

Pada partai final yang berlangsung di GOR Manahan, Surakarta, Moh. Zaki Ubaidillah sukses mengamankan gelar setelah mengalahkan unggulan kedelapan asal China, Yang Ming Yu Liu dengan skor 21-12, 21-17.

Sementara pasangan ganda campuran Ikhsan L. Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine menyerah di tangan unggulan kedua asal China, Chen Jun Ting/Cao Zi Han dalam dua gim langsung, 12-21, 12-12. 

Baca Juga: Islam Makhachev Beri Kode Duel Terbaru, Siap Naik Kelas Tantang Raja Baru Welter UFC

Bukan hanya dua medali tersebut, Indonesia juga membawa pulang satu perunggu lewat ganda putri mencapai semifinalis.

Sayangnya, di nomor beregu, Indonesia gagal mempertahankan raihan peraknya di 2023 lalu, usai tersingkir di babak perempat final usai kalah dramatis dari Korea dalam sistem skor baru 109-110. 

Meski hanya menghasilkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu, tapi secara jumlah raihan lebih baik dari pencapaian 2023 lalu dengan koleksi satu emas dari tunggal putri perorangan dan satu perak dari beregu.

Baca Juga: Ketegangan Jelang Final ASEAN Cup U23 2025, Fans Vietnam Minta Wasit Berlaku Adil Lawan Timnas U23 Indonesia

Usai pertandingan, Zaki mengatakan rasa syukurnya bisa menyumbangkan gelar. Menurutnya, hasil ini sesuai dengan targetnya. 

"Ini sesuai dengan yang saya targetkan, walaupun sayangnya di beregu masih belum berhasil. Tapi saya, bersyukur bisa menyumbangkan gelar dari nomor individu," tambah Zaki. 

Menurut, Zaki, peran sang pelatih sangat berarti di laga ini. Terutama di gim kedua, saat dirinya tertinggal 0-5 dan fokusnya mulai menurun. 

Sang pelatih, Mulyo Handoko memberikan arahan dari belakang untuk memegang cara mainnya dan fokus di lapangan. 

Baca Juga: Fajar/Fikri Juara China Open 2025, Akhiri Paceklik Gelar Super 1000 Indonesia

"Ini awal yang bagus bagi Zaki dan menjadi modal penting untuk ke depannya. Tapi dia juga harus lebih fokus karena persaingan di level senior akan jauh lebih berat," ungkap Mulyo Handoko

Sementara itu, pasangan Ikhsan L. Pramudya / Rinjani Kwinara Nastine harus puas sebagai runner-up di sektor ganda campuran. Mereka dikalahkan pasangan unggulan kedua asal China, Chen Jun Ting / Cao Zi Han, dalam 

Masih tertinggal

Menanggapi hasil ini, Kabid Binpres PP PBSI sekaligus manajer tim AJC 2025, Eng Hian, menyatakan bahwa performa tim secara keseluruhan cukup memuaskan, namun tetap membutuhkan evaluasi besar.

Baca Juga: VAR Akan Debut di Final ASEAN U23? Langkah Penting Jelang Indonesia vs Vietnam

Ini mengingat di beberapa sektor, ia menilai Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara kuat. 

"Secara keseluruhan kita hanya unggul di sektor tunggal putra saja. Untuk sektor lain, kita masih tertinggal dari negara-negara kuat seperti China, Korea, Thailand, dan Jepang. Setelah ini kami akan evaluasi menyeluruh di semua sektor," kata Eng Hian.

Ia menambahkan, di sektor beregu faktor non-teknis cukup berpengaruh. Ini mengingat diterapkannya sistem format skor baru 110. 

Baca Juga: Rekrutan Napoli, Lucca, Memuji Lukaku sebagai Salah Satu yang Terbaik di Serie A

"Sebagian pemain belum terbiasa dengan format skor 110 dan juga tekanan sebagai tuan rumah. Secara teknis, kekuatan, kecepatan, dan daya tahan harus ditingkatkan," tukas Eng Hian lagi.

Ke depan, tim junior Indonesia akan mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia Junior 2025 yang akan digelar di India, 6-19 Oktober mendatang.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X