SportlinkNews - Pada daftar nama atlet yang dipanggil ke Pelatnas PBSI, terselip nama Mohammad Zaki Ubaidillah yang langsung masuk ke jajaran utama.
Remaja kelahiran Sampang, Madura, 26 Juni 2007 ini mengaku sangat bersyukur atas keberhasilannya masuk ke jajaran atlet elite bulu tangkis nasional.
“Alhamdulillah, saya bisa masuk Pelatnas PBSI. Apalagi langsung masuk ke utama. Saya akan banyak belajar dari senior-senior saya, para pemain top dunia,” ujar Ubed, panggilan akrabnya, (26/12).
Baca Juga: Cedera Engkel pada Pebulu Tangkis: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahannya
Ubed mengaku telah menjalani proses yang cukup panjang. Ia bermain badminton sejak TK dan mengikuti lomba bulu tangkis di sekolah di kampungnya di Madura.
Memasuki skoelah dasar, sejak kelas 1 ia sudah latihan ke Jawa Tengah, tepatnya di PB Rahmat, Pati.
Ubed berpindah ke sejumlah kota seperti Gresik, Surabaya, dan Klaten untuk mencari klub yang pas dengan dirinya, hingga pada akhir 2019 lolos tes untuk bergabung dengan PB Djarum Kudus.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persik Kediri Menang Telak di Kandang Borneo FC
Ubed menjadi bagian tim Jawa Tengah yang memenangkan medali emas bulu tangkis beregu putra di pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Ubed mengaku panggilan ke Pelatnas menjawab apa yang selama ini ia renungkan.
“Saya menjalani proses cukup lama. Sempat berpikir dan merenung, ke mana arah tujuan saya bermain bulu tangkis? Kalau enggak masuk Pelatnas, bagaimana?"
"Apalagi pada Januari lalu saya ikut Seleksi Nasional dan kalah di babak 8 besar. Alhamdulillah, akhir tahun ini saya dipanggil masuk Pelatnas,” ungkap Ubed.
Baca Juga: Hadapi Dua Turnamen Besar di Januari 2025 PP PBSI Panggil 71 Atlet Pelatnas Tahap Pertama
Dalam nomor tunggal putra PON, Ubed juga meraih medali perak tunggal putra. Ia juga menyumbang kemenangan yang membawa Indonesia memenangkan Piala Suhandinata 2024 untuk beregu campuran di Nanchang, China.
Ubed yang mengaku mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting melihat setiap turnamen yang dia ikut selalu memberi pelajaran berharga, apa pun hasilnya.
Artikel Terkait
Imam Tohari Fokus Angkat Prestasi Tunggal Putri, Gregoria Mariska Tunjung Tak Lagi Sendirian
Christian Adinata Didepak Pelatnas, Viktor Axelsen Beri Dukungan
Ade Lukas Ditunjuk, Regenerasi Ganda Putri Indonesia Dimulai
Rashid Sidek Puji Keputusan China Angkat Chen Long Jadi Pelatih Junior, Malaysia Diminta Ikuti Jejaknya