SportlinkNews - Belajar dari insiden silau karena lampu sorot yang memicu vertigo di China Open 2025, Gregoria Mariska Tunjung siap bangkit di Kejuaraan Dunia 2025 Paris. Targetnya jelas, yakni ingin membalikkan cerita di panggung bulu tangkis terbesar.
Pada Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung 25-31 Agustus mendatang, di Paris, Prancis, Gregoria akan memulai langkah dengan menghadapi Petra Maixnerova dari Republik Ceko. Ia berada di pool atas bersama unggulan pertama, An Se Young (Korea Selatan).
Jelang perhelatan besar itu, kondisi fisik Gregoria, menurut sang pelatih, Imam Tohari semakin membaik setelah insiden di China Open tersebut.
Baca Juga: Piala Kemerdekaan 2025: Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar Hadapi Uzbekistan
Ia menjelaskan, bahwa di China Open kemarin, Gregoria bermain di partai pembuka sesi sore, yang seringkali disertai dengan seremoni dan sorotan lampu intens.
"Hal itu kemarin yang sempat memicu sensitivitas Gregoria yang memiliki riwayat vertigo, jadi pasti mengganggu. Setelah itu, saya berbicara dengannya untuk cari solusi, salah satunya saya sarankan dia membawa kacamata Hitam antiradiasi," ujarnya di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.
"Tapi biasanya itu untuk laga-laga di atas perempat final ke atas. Kalau babak-babak awal satu-dua sulit ya, tapi mungkin tergantung turnamennya, kita akan bicarakan nanti ke referee," tambah Imam.
Baca Juga: Khamzat Chimaev Hadapi Pertaruhan Besar di UFC 319 Lawan Dricus du Plessis
Saat ini, kondisi Gregoria, dinilainya sudah mendekati 100 persen pulih, mengingat pemain asal Mutiara Bandung Cardinal itu rutin dan disiplin menjalani terapinya.
"Yang penting harus dijaga supaya tidak kambuh. Alhamdulillah, seminggu ke depan mudah-mudahan kondisinya bisa optimal," tukas Imam.
Imam juga menyoroti semangat dan kedewasaan Gregoria dalam membagi fokusnya saat ini. Mengingat di tahun ini statusnya sudah berbeda, memiliki keluarga.
Baca Juga: Kevin Diks Masuk Dewan Tim Borussia Monchengladbach, Potensi Jadi Kapten di Masa Depan
"Sekarang dia sudah lebih dewasa, bisa mengatur waktu. Tapi yang paling penting adalah kemauan Grego sendiri untuk bangkit lagi, dan itu sangat terlihat," ujarnya.
Di Kejuaraan Dunia 2025, selain Gregoria, sektor tunggal putri juga diwakili oleh Putri Kusuma Wardani. Putri akan berada di pool bawah bersama unggulan kedua Wang Zhi Yi (China), dan ia akan melawan Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong di babak 64 besar.
Artikel Terkait
Vertigo Gregoria Mariska Membaik, Rencanakan Kembali Bertanding di Japan Open 2025
Alwi Farhan Dapat Undangan, Indonesia Tambah Wakil di Kejuaraan Dunia 2025
Tampil Debutan, Jafar/Felisha Diberi Misi Besar di Kejuaraan Dunia 2025
PBSI Pasang Target Realistis: Satu Gelar Diincar di Kejuaraan Dunia 2025
Kejuaraan Dunia 2025: Debut Alwi Farhan, Misi Krusial Anthony Ginting