Final Lagi! Indonesia Kembali Hadapi China di Piala Suhandinata 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 23:41 WIB
Para pemain dan ofisial Tim Bulutangkis Indonesia merayakan keberhasilan usai pastikan melangkah ke final Piala Suhandinata 2025. Indonesia bertemu lagi dengan China. (PBSI)
Para pemain dan ofisial Tim Bulutangkis Indonesia merayakan keberhasilan usai pastikan melangkah ke final Piala Suhandinata 2025. Indonesia bertemu lagi dengan China. (PBSI)

SportlinkNews - Sejarah kembali berulang di Piala Suhandinata 2025. Tim bulutangkis junior Indonesia akan kembali berhadapan dengan China di partai final, mengulang duel klasik tahun lalu yang sarat gengsi dan emosi.

Langkah menuju final kali ini tidak mudah. Bertanding di National Centre of Excellence, Guwahati, India, Jumat, 10 Oktober 2025, Moh Zaki Ubaidillah dan kawan-kawan harus bekerja keras lebih dahulu.

Mereka akhirnya menyingkirkan tuan rumah India dengan kemenangan meyakinkan 2-0 (45-35, 45-21) di babak semifinal.

Baca Juga: Nike Rilis Koleksi Max Voltage Pack, Perpaduan Inovasi dan Energi untuk Musim Dingin

Kemenangan ini memastikan Indonesia kembali tampil di final BWF World Junior Mixed Team Championships, sekaligus membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu di Spokane, Amerika Serikat.

Indonesia sempat mengawali laga dengan kurang meyakinkan.

Ganda putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono dan tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan belum mampu memberi poin maksimal, membuat Garuda Muda tertinggal 16–18.

Baca Juga: Kevin Diks Bicara soal Kegagalan Penalti dan Tekad Indonesia Bangkit Lawan Irak

Namun, kebangkitan dimulai dari sang kapten, Moh Zaki Ubaidillah. Ia tampil sebagai pembeda dengan menundukkan Rounak Chouhan, mengemas tambahan 11 poin dan membalikkan keadaan menjadi 27–23 untuk Indonesia.

Momentum itu menjadi titik balik. Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine di ganda campuran dan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine pun mengakhiri set pertama ini dengan skor 45–32.

Memasuki set kedua, pelatih Indonesia melakukan perubahan strategis. Alexius Ongkytama Subagio diturunkan menggantikan Raihan Daffa untuk berpasangan dengan Rizki di ganda putra. 

Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026: Patrick Kluivert Minta Federasi Saudi Evaluasi Pengaturan Penonton

Keputusan itu terbukti tepat. Keduanya langsung tancap gas dan menang 9–2 atas pasangan India Bhargav Ran Arigela/Viswa Tej Gobburu.

Setelah itu, Indonesia benar-benar tak terbendung. Thalita, Ubed, dan duet Ikhsan–Rinjani memperlebar keunggulan menjadi 36–19 sebelum Riska–Rinjani menutup pertandingan dengan dominasi penuh, 45–21.

Final ulangan

Dengan hasil ini, Indonesia kembali menantang China, yang sebelumnya menyingkirkan Jepang 2-1 di semifinal.

Baca Juga: Daniel Cormier: Jika Alex Pereira Kalahkan Jon Jones, Dia Layak Jadi GOAT UFC

Pertemuan ini menjadi ulangan final tahun lalu, ketika Indonesia berhasil menundukkan tim negeri bambu untuk merebut trofi bergengsi tersebut.

Sementara itu, Jepang dan India juga mencatat peningkatan prestasi.

Jepang memperbaiki posisi menjadi peringkat tiga, sedangkan India yang tahun lalu finis keenam kini menempati posisi keempat, bukti meningkatnya persaingan di level junior dunia.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X