SportlinkNews - Indonesia akan menurunkan 12 wakilnya pada Japan Open 2026 yang akan berlangsung pada 14-19 Juli mendatang di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.
Skuad Merah Putih mendapatkan satu slot tambahan dari sektor tunggal putra, lewat Mohammad Zaki Ubaidillah.
Masuknya pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu terjadi setelah dua pemain, yakni Victor Lai dari Kanada dan H.S. Prannoy dari India, mengundurkan diri.
Baca Juga: Lionel Messi Minta Polemik Kemenangan Argentina Kontra Mesir Dihentikan
Pergeseran daftar peserta membuat Ubed yang sebelumnya berada di posisi cadangan kedua otomatis memperoleh tiket menuju babak utama.
Keikutsertaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi pemain berusia 18 tahun itu. Untuk pertama kalinya, ia akan merasakan atmosfer turnamen level Super 750 setelah sebelumnya lebih banyak tampil di ajang Super 300 dan Super 500.
"Ya sebenarnya, karena sebelumnya saya reserve dua. Minggu kemarin Prannoy withdraw, terus Victor juga," ujar Ubed di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu, 8 Juli 2026.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Dibayangi Kontroversi Wasit, Konsistensi VAR Dipertanyakan
Ubed mengaku ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menguji kemampuan menghadapi pemain-pemain papan atas dunia. Ia mengaku termotivasi bersaing dengan para pemain senior.
"Saya masih pemain muda, ambisinya tinggi dan semangatnya juga besar. Tentu, saya ingin terus belajar dari pemain-pemain senior," ucapnya.
Tantangan Ubed di BWF Super 750 ini tidak mudah. Pada babak pertama, Ubed akan menghadapi wakil Denmark, Rasmus Gemke.
Baca Juga: Lionel Messi Tak Pernah Rela Alami Kekalahan
Lalu bila mampu melangkah lebih jauh, ia berpeluang berjumpa unggulan Denmark Anders Antonsen atau pemain Prancis Toma Junior Popov.
"Targetnya ingin masuk delapan besar. Tapi fokusnya tentu di pertandingan pertama dulu. Saya juga ingin merasakan melawan Antonsen karena lebih menantang, apalagi dia pemain Top 5 dunia," tukasnya.
Bertambahnya satu wakil membuat sektor tunggal putra Indonesia kini diisi tiga nama, yakni Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah.
Baca Juga: PSSI Bangun Mimpi Piala Dunia dari Grassroot, Festival U-10 dan U-12 Piala Presiden Jadi Fondasi
Sementara itu, Alwi tidak memandang kehadiran Ubed sebagai pesaing. Sebaliknya, ia menilai bertambahnya wakil Indonesia justru memperbesar peluang meraih hasil terbaik sekaligus menguntungkan selama menjalani turnamen.
Ia mengungkapkan selama ini kerap kesulitan mencari rekan latihan ketika jadwal pertandingan berbeda dengan pemain Indonesia lainnya. Kondisi itu membuatnya lebih sering berlatih bersama pelatih kepala tunggal putra, Indra Wijaya.
"Saya senang karena Ubed akhirnya mendapat kesempatan tampil di turnamen level elite. Kehadirannya juga membantu saya karena ada teman sparring," imbuh Alwi.
Baca Juga: Tim Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Piala Dunia Bekal Menuju Asian Games 2026
"Selama ini, ketika jadwal pertandingan berbeda, saya lebih sering berlatih dengan Koh Indra, tetapi tentu beliau juga memiliki keterbatasan."
Juara Indonesia Masters 2026 itu juga melihat semakin banyaknya pemain muda Indonesia yang tampil di level elite sebagai sesuatu yang positif. Menurutnya, persaingan internal justru menjadi pendorong untuk terus berkembang.
Daftar 12 wakil yang akan bermain di Japan Open 2026:
Tunggal putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah
Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani
Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Ganda putri: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Ganda campuran: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Artikel Terkait
Tim Bulutangkis Indonesia Siap Tampil di Japan Open 2025, Ginting Kembali Bertempur
Japan Open 2025: Indonesia Andalkan Para Underdog, Hanya Empat Wakil Berstatus Unggulan
Japan Open 2025: Tentang Comeback Ginting dan Gregoria, Juga Debut Fajar/Fikri
Dua Ganda Pertahankan Harapan Indonesia di Japan Open 2025
Evaluasi Japan Open 2025: Sektor Tunggal Indonesia Masih Belum Stabil