SportlinkNews - Tren positif ganda putra Indonesia di Denmark Open 2025 terus berlanjut.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat kompak menembus babak perempat final usai menaklukkan lawan-lawannya di babak 16 besar di Jyske Bank Arena, Kamis, 17 Oktober 2025 dini hari WIB.
Fajar/Fikri yang merupakan unggulan ketujuh, dibuat bekerja keras sebelum akhirinya bisa memulangkah pasangan tuan rumah Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dengan skor 21-16, 18-21, 21-18.
Baca Juga: Pemerintah Tambah Anggaran SEA Games 2025 Hingga 6 Kali Lipat, 700–800 Atlet Siap Dikirim
Fajar mengaku lawan tampil agresif dengan flick service yang sulit, serta beberapa psywar yang mencoba memancing emosi.
"Kami tidak boleh terpengaruh meski agak emosional juga. Berusaha menjaga semangat yang terkontrol," ujarnya usai pertandingan.
Kemenangan ini ternyata tidak membuat sang partner, Fikri senang. Sebaliknya dia justru mengaku kecewa.
"Walau menang, tapi saya pribadi sangat kecewa dengan penampilan saya hari ini. Pelajaran untuk pertandingan berikutnya bagaimana saya harus bisa mengatasi keadaan tidak enak di lapangan," katanya.
Baca Juga: Pengamat Soroti Kriteria Pelatih Baru Timnas: Tak Cukup Nama Besar
"Saya harus mengurangi kesalahan sendiri dan harus lebih sabar dalam menggunakan teknik permainan," tambah Fikri menjelaskan.
Di partai lain, Rian/Rahmat juga berhasil mengamankan tiket perempat final usai menaklukkan pasangan Jepang Takuchi Nomura/Yuichi Shimogami dengan skor 21-15, 16-21, 21-17.
Rian menilai kemenangan itu tidak mudah, terutama di gim kedua dan ketiga ketika lawan tampil percaya diri.
"Pada gim pertama kami bermain sangat baik, bisa menerapkan strategi yang disiapkan. Saat mereka (Jepang) kemarin mengalahkan Leo/Bagas, setidaknya kami sudah ada gambaran permainan seperti apa," ucap Rian.
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Evaluasi Menyeluruh Timnas Indonesia Usai Berpisah dengan Patrick Kluivert
"Di gim kedua dan ketiga, kami kurang yakin dalam menerapkan pola permainan, sementara lawan tampil percaya diri. Saat kalah angin di gim kedua, kami memaksa bermain cepat dan adu drive, yang justru menjadi bumerang bagi kami," imbuhnya lagi.
Rahmat menambahkan, dalam posisi tertinggal 10-13 di gim penentuan, mereka pun mengubah pola permainan dengan lebih banyak mengangkat bola dan fokus pada defense sembari mencari celah untuk menyerang balik.
"Keunggulan lawan ini dalam permainan no lab dan drive-drive nya, serta kemampuan Shomogami dalam mengatur bola halus" tukasnya.
Baca Juga: Khamzat Chimaev Siap Hadapi Pemenang Duel Reinier de Ridder vs Brendan Allen
Rian/Rahmat mengaku tidak percaya debut mereka di turnamen ini bisa menembus hingga perempatfinal. Mereka senang, tetapi tidak mau euforia berlebih, karena masih ada pertandingan berikutnya.
Pada babak perempat final nanti, Fajar/Fikri akan bertemu dengan pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy.
Fajar mengaku dirinya dan Fikri harus lebih waspada, mengingat lawan saat ini sedang dalam kondisi terbaiknya usai juara di Arctic Open pekan lalu.
"Kami harus fokus ke pola permainan kami, tidak boleh memikirkan hal lain," ucapnya.
Baca Juga: Paul Parker Nilai Ruben Amorim Punya Masalah Pribadi dengan Kobbie Mainoo
Fajar pun mengaku bersyukur, karena Rian/Rahmat juga berhasil melaju ke 8 Besar. Ia menilai kompatriotnya itu tampil cukup menjanjikan di debutnya.
Sementara itu, di babak selanjutnya, Rian/Rahmat akan bertemu pasangan India, unggulan keenam, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
"Bertemu Rankireddy/Shetty pastinya tidak mudah, mereka pernah nomor satu dunia dan beberapa kali juara turnamen tapi kami akan coba menunjukkan yang terbaik," tegas Rian.
Artikel Terkait
Denmark Open 2025: Persaingan Panas di Ganda Putra, Fajar/Fikri Enggan Terpaku pada Kim/Seo
Kalahkan Anmol Kharb, Putri KW Siap Tantang Tomoka Miyazaki di 16 Besar Denmark Open 2025
Pasangan Anyar Rian/Rahmat Tampil Impresif, Lolos ke Babak 16 Besar Denmark Open 2025
Denmark Open 2025: Adnan/Indah Jaga Asa, Dua Ganda Campuran Lain Gugur di Babak Pertama
Rachel/Febi Terhenti di Babak Pertama Denmark Open 2025, Akui Masih Perlu Banyak Evaluasi