SportlinkNews - PBSI resmi menunjuk Febriana Dwipuji Kusuma sebagai kapten tim putri, serta Sabar Karyaman Gutama sebagai kapten tim putra di SEA Games 2025 Thailand.
Penunjukan dua pemain ini bukan tanpa alasan, karena keduanya dikenal sebagai figur yang stabil, berpengalaman, dan memiliki rekam jejak kepemimpinan kuat.
Febriana, telah menjadi tulang punggung sektor ganda putri selama beberapa tahun terakhir. Ia dinilai memiliki karakter tenang, disiplin, dan mampu menjaga fokus tim di bawah tekanan.
Baca Juga: Hasil Super League: Persib Taklukkan Borneo FC, Ramon Tanque Cetak Gol Perdana
Ia juga menjadi salah satu pemain dengan jam terbang tertinggi di skuad SEA Games kali ini, karena sudah pernah tampil diberbagai turnamen elite seperti Thailand Open, Malaysia Masters, dan Kejuaraan Dunia.
Febriana diberi tugas untuk berperan aktif dalam menjaga kekompakan sektor putri. "Kami ingin menunjukkan bahwa tim putri Indonesia mampu merebut emas," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa menjadi kapten bukan hanya soal memimpin, tetapi juga menjadi teladan dan penguat mental rekan-rekannya di ajang multievent sebesar SEA Games.
Baca Juga: Peluncuran MotoGP 2026: Ducati di Italia, Gresini ke Malaysia
Di sektor putra, Sabar Karyaman Gutama dipilih karena statusnya sebagai salah satu pemain paling senior di tim.
Selain kemampuan bermain yang konsisten, Sabar dinilai memiliki kepribadian dewasa, stabil, dan dihormati oleh rekan-rekan setimnya.
Di Pelatnas, Sabar sering menjadi pengarah dalam sesi latihan ganda putra, terutama bagi pemain-pemain muda.
Baca Juga: Timnas Jepang Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026, Presiden JFA Ungkap Dua Target
PBSI melihat kualitas kepemimpinan ini sebagai modal kuat untuk mengatur dinamika permainan beregu, di mana komunikasi dan ketenangan memegang peranan penting.
"Ada tekanan sebagai kapten, tapi saya siap. Kekompakan akan jadi kunci. Saya percaya siapa pun yang diturunkan bisa menyumbang poin untuk Merah-Putih," ujar Sabar.
Penunjukan Febriana dan Sabar menjadi strategi penting PBSI dalam memperkuat mental bertanding, terutama karena SEA Games edisi kali ini diikuti sejumlah atlet debutan.
Baca Juga: LTAD Jadi Sarana Industri & Diplomasi Olahraga untuk Mensejahterakan Atlet
Keduanya kini memikul tanggung jawab besar. Khususnya Sabar, dia harus bisa memimpin sektor beregu putra untuk meraih medali emas di multievent olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini.
Artikel Terkait
Hasil Review Cabor Pertimbangkan Perubahan Tim Bulutangkis Jelang SEA Games 2025 Thailand
Bulutangkis Ditargetkan 2 Medali Emas, Begini Respon PBSI
Presiden Prabowo Naikkan Bonus Emas SEA Games Jadi Rp1 Miliar
Tim Indonesia Tambah Cabor dan Atlet untuk Maksimalkan Peluang Emas SEA Games 2025
Tim Bulutangkis Indonesia Bertolak ke Thailand, Langsung Adaptasi Jelang Pertandingan SEA Games 2025