SportlinkNews - Babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026 dipastikan menghadirkan duel sesama Merah Putih di sektor ganda putra.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan berhadapan dengan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, sebuah pertemuan yang bukan hanya menentukan langkah ke perempat final, tetapi juga menegaskan ketatnya persaingan internal sektor ini.
Kepastian laga ini muncul setelah kedua pasangan sama-sama melewati rintangan pertama dengan meyakinkan.
Baca Juga: Ducati Buka Selubung Livery Desmosedici GP26, Sambut Selebrasi Satu Abad Pabrikan Borgo Panigale
Fajar/Fikri tampil dominan saat menyingkirkan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh dari Chinese Taipei, sementara Leo/Bagas menjaga konsistensi permainan untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung atas Zhi-We He/Huang Jui-Hsuan.
Hasil tersebut otomatis memastikan satu tiket perempat final sudah menjadi milik Indonesia, bahkan sebelum pertandingan babak kedua dimainkan.
Pertemuan ini menghadirkan dinamika berbeda. Fajar/Fikri datang dengan status unggulan dan ambisi besar mengakhiri puasa gelar di Istora, sedangkan Leo/Bagas mengusung semangat penantang yang bermain tanpa beban.
Baca Juga: Manchester City Rekrut Guehi dari Palace, Apa yang Akan Dia Berikan?
"Target selalu ada di setiap turnamen, termasuk Indonesia Masters. PBSI juga menargetkan kami juara sebagai tuan rumah, apalagi kami sudah cukup lama tidak meraih gelar sejak China Open tahun lalu," jelas Fajar usai pertandingan.
"Di Indonesia sendiri saya juga sudah lama tidak juara. Terakhir pada 2022 bersama M. Rian Ardianto, sehingga sudah tiga tahun saya belum naik podium tertinggi di Istora. Kini bersama Fikri, saya ingin kembali menjadi juara di sini," imbuhnya.
Keduanya saling mengenal dengan baik, sering berlatih bersama, dan sudah memahami karakter permainan masing-masing, faktor yang membuat duel ini sulit diprediksi.
Baca Juga: Ambyar, Usai Cetak Gol Perdana Pemain Bola Ini Langsung Diusir Wasit Keluar Lapangan
Leo/Bagas melihat pertemuan dengan pasangan peringkat atas dunia sebagai kesempatan mengukur kesiapan mereka bersaing di level elite, sekaligus memanfaatkan energi dukungan publik Istora.
"Pokoknya kalau lawan pasangan peringkat top tiga dunia, kami harus tetap waspada. Kita liat saja nanti di lapangan," ujar Leo.
Dari sisi rekor pertemuan, duel ini juga menyimpan cerita tersendiri. Karena ternyata Fajar/Fikri dan Leo/Bagas belum pernah saling berhadapan di level turnamen BWF World Tour.
Baca Juga: Juventus Kalah Gugatan, Wajib Bayar Tunggakan Gaji Cristiano Ronaldo
Meski kerap berjumpa dalam sesi latihan dan simulasi internal tim nasional, laga di Istora ini akan menjadi pertemuan resmi pertama mereka dalam pertandingan kompetitif.
Atmosfer Istora dipastikan menjadi elemen kunci dalam pertandingan ini.
Sorakan penonton dari tribun tak hanya mengiringi pertandingan, tetapi juga menambah tekanan bagi kedua pasangan yang sama-sama ingin melangkah lebih jauh.
Artikel Terkait
Persaingan Ketat Sejak Awal, PBSI Tetap Optimistis Sambut Indonesia Masters 2026
Indonesia Masters 2026: Ganda Putra Indonesia Terancam Bentrok Lebih Awal
Dukungan Istora Jadi Energi Tambahan Fajar/Fikri di Indonesia Masters 2026
Kembali ke Istora, Ginting Jalani Babak Baru di Indonesia Masters 2026
Empat Ganda Putra Indonesia ke 16 Besar, Satu Tiket Perempat Final Indonesia Masters 2026 Dipastikan