Bangkit Usai Tertinggal, Putri Indonesia Kunci Tiket Perempat Final BATC 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 4 Februari 2026 | 22:25 WIB
Tertinggal 0-1 dari Hong Kong di penyisihan Grup X Kejuaraan Beregu Asia 2026, ganda ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil membalikan keadaan. (PBSI)
Tertinggal 0-1 dari Hong Kong di penyisihan Grup X Kejuaraan Beregu Asia 2026, ganda ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil membalikan keadaan. (PBSI)

SportlinkNews - Tim bulu tangkis putri Indonesia memastikan langkah ke babak delapan besar Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 setelah Hong Kong menelan kekalahan keduanya, kali ini dari Indonesia dengan skor 1-4.

Dengan hasil ini, maka Indonesia kini menempati posisi kedua klasemen Grup X di bawah Jepang yang sebelumnya memetik keunggulan 5-0 atas Hong Kong dan otomasti lolos ke perempat final.

Laga melawan Jepang, Kamis, 5 Februari 2026 akan menentukan siapa juara grup ini.

Baca Juga: Yamaha Hentikan Semua Aktivitas Paddock di Hari Kedua Tes Sepang, Selidiki Insiden yang Dialami Quartararo

Sebaliknya, bagi Hong Kong, kekalahan kedua ini memastikan mereka tersingkir dari persaingan turnamen yang juga menjadi ajang kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2026.

Indonesia memulai pertandingan dengan situasi kurang ideal. Tunggal pertama Thalita Ramadhani Wiryawan harus menyerah dari Lo Sin Yan Happy setelah bertarung ketat dua gim langsung 21-23, 19-21. 

Perbedaan jam terbang terlihat jelas, terutama saat poin-poin krusial, ketika wakil Hong Kong tampil lebih tenang dan efektif.

Baca Juga: Ducati Catat Waktu Impresif Lewat Morbidelli dan Di Giannantonio, Aprilia Bawa Aero Baru

Kendati gagal menyumbang poin, Thalita menilai laga tersebut menjadi pelajaran penting baginya di level beregu Asia. Ia mengaku mencoba bermain lepas meski memikul tanggung jawab sebagai pembuka.

"Pengalaman lawan lebih matang. Tapi dari pertandingan ini saya belajar banyak, terutama soal ketenangan," tuturnya.

Tertinggal 0-1 justru memantik respons positif dari tim Indonesia. Di partai kedua, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari tampil solid dan disiplin. 

Baca Juga: Honda Semringah, Joan Mir Tembus 1:56 di Tes Sepang, Yamaha Nelangsa

Mereka berhasil meredam perlawanan Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam dengan kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-19 untuk menyamakan kedudukan.

Febriana mengakui adaptasi menjadi tantangan tersendiri, mengingat pasangan Hong Kong tampil dengan kombinasi berbeda dibanding turnamen sebelumnya. Namun, kepercayaan pada pola permainan sendiri menjadi kunci kebangkitan. 

"Setelah gim pertama, kami lebih yakin dan mencoba menikmati suasana pertandingan beregu," katanya.

Baca Juga: Termasuk Indonesia, AFC Umumkan 6 Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Momentum Indonesia semakin terasa di partai ketiga lewat penampilan tunggal kedua, Mutiara Ayu Puspitasari. Ia menjadi sorotan setelah memperlihatkan mental baja di gim kedua.

Sempat tertinggal 16-20, Mutiara bangkit dan menutup laga dengan kemenangan 21-11, 22-20 atas Saloni Samirbhai Mehta.

Bagi Mutiara, arahan pelatih dan keyakinan untuk tidak menyerah menjadi pembeda. Ia memilih bermain lebih aman dan sabar saat berada di bawah tekanan.

Baca Juga: Klarifikasi Infantino Terkait Polemik FIFA Peace Prize untuk Donald Trump

"Pelatih bilang pertandingan belum selesai. Saya fokus mengejar poin satu per satu," tuturnya.

Keunggulan Indonesia dipastikan di partai ganda kedua. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus melewati duel alot sebelum akhirnya menaklukkan Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan lewat pertarungan tiga gim 21-23, 21-18, 21-11.

Kemenangan ini sekaligus mengunci langkah Indonesia ke perempat final.

Baca Juga: Aksi Lempar Flare Bikin Inter Milan Kena Sanksi Berat

Rachel menilai konsistensi dan komunikasi masih perlu ditingkatkan, meski hasil akhir berpihak pada mereka. 

Sebagai penutup, Ester Nurumi Tri Wardoyo memastikan kemenangan Indonesia semakin sempurna. Tunggal ketiga itu tampil meyakinkan saat mengalahkan Wong Yi 21-17, 21-14, mengakhiri laga dengan skor akhir 4-1.

Ester mengaku sempat merasakan ketegangan, baik saat menyaksikan rekan setim bertanding maupun ketika turun ke lapangan. Namun, ia bersyukur mampu mengendalikan situasi dan menyumbang poin. 

Baca Juga: Aksi Lempar Flare Bikin Inter Milan Kena Sanksi Berat

"Ini pertandingan pertama saya, atmosfernya berbeda, tapi saya senang bisa kembali bermain dan membantu tim," katanya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X