SportlinkNews - Pasangan ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, dipastikan absen dari dua turnamen Eropa, yakni Swiss Open dan Orleans Masters.
Keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih dan tim medis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melakukan evaluasi terhadap kondisi salah satu pemain.
Pelatih ganda putri utama pelatnas, Karel Mainaky, menjelaskan bahwa Isyana yang akrab disapa Hira tengah mengalami cedera pada tulang kering kanan. Karena itu, ia perlu menjalani masa istirahat untuk memulihkan kondisi fisiknya secara optimal.
Baca Juga: Pelita Jaya Tekuk Hangtuah 73-63, Rekor 11 Kemenangan Beruntun di IBL 2026 Terjaga
Menurut Karel, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Hira untuk sementara tidak disarankan mengikuti pertandingan dan diminta memprioritaskan proses pemulihan. Langkah tersebut diambil agar cedera yang dialami tidak semakin parah.
Selama masa pemulihan, Hira akan menjalani program fisioterapi yang difokuskan pada penanganan nyeri serta latihan penguatan dan aktivasi otot-otot pada bagian tungkai bawah secara bertahap.
Setelah kondisinya dinyatakan stabil oleh tim medis, ia akan kembali menjalani program latihan secara bertahap sebelum kembali mengikuti turnamen.
Baca Juga: Jelang Piala AFF U-17 2026, Tiga Pemain Diaspora Baru Dipanggil
"Kami berharap proses pemulihan ini dapat membuatnya kembali ke lapangan dengan kondisi terbaik," ujar Karel.
Di sisi lain, PBSI juga memutuskan tidak akan mengirim atlet ke rangkaian turnamen bulu tangkis yang digelar di Kuba dan Brasil.
Keputusan tersebut diambil setelah federasi mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama terkait aspek keamanan dan perjalanan tim.
Baca Juga: Laga Persija vs Dewa United Berpotensi Dipindah ke Bekasi
Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, mengatakan bahwa salah satu pertimbangan utama adalah kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif bagi rombongan tim.
Selain itu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai beberapa opsi penerbangan transit yang harus dilalui melalui kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut dinilai berpotensi menyulitkan perjalanan tim menuju lokasi turnamen.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akhirnya memutuskan untuk tidak mengikutsertakan atlet pada agenda tersebut.
Baca Juga: Reno Salampessy Ingin Keluar dari Bayang-bayang Ayah di Timnas Indonesia U-20
Sebagai gantinya, PBSI akan memfokuskan program pertandingan pada turnamen lain yang dinilai lebih efektif untuk mendukung persiapan serta menjaga performa atlet di kalender kompetisi internasional.
Artikel Terkait
Thailand Masters 2026: Tiga Pasang Ganda Putri Indonesia Lolos Perempat Final, Apriyani/Lanny Terhenti
Dua Ganda Putri Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026, Jaga Asa Juara
All England 2026: Raymond/Nikolaus ke Babak Kedua, Ganda Putri Tersingkir
All England 2026: Singkirkan Pasangan Jepang Ganda Putri Indonesia Ke Perempat Final
All England 2026: Pearly/Thinaah Hentikan Ana/Trias, Indonesia Kehabisan Wakil di Ganda Putri