Putri KW Menantang Dominasi Asia Demi Podium Terbaik

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 4 April 2026 | 22:09 WIB
Putri Kusuma Wardani jadi wakil pertama Indonesia yang sukses menembus semifinal Swiss Open 2026, 13 Maret 2026 di Basel.  (PBSI)
Putri Kusuma Wardani jadi wakil pertama Indonesia yang sukses menembus semifinal Swiss Open 2026, 13 Maret 2026 di Basel. (PBSI)

SportlinkNews - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mematok target tinggi untuk menembus posisi podium pada Kejuaraan Asia 2026 mendatang. Ambisi besar ini sekaligus menjadi ujian mental baginya agar dapat tampil jauh lebih fokus di setiap babak pertandingan.

Latihan intensif terus dijalani oleh atlet yang akrab disapa Putri KW tersebut di pusat pelatihan nasional Pelatnas PBSI. Segala persiapan fisik dan teknik diasah secara maksimal sebelum ia dijadwalkan bertolak menuju Ningbo, China, pada Minggu (5/3).

Pemain peringkat enam dunia ini secara terbuka mengungkapkan rasa optimistisnya terkait peluang meraih medali di turnamen bergengsi tersebut. "Targetnya yang pasti bisa naik podium, dan kalau melihat bagan, InsyaAllah saya bisa semifinal lah," kata Putri saat ditemui di Cipayung.

Baca Juga: Sanksi Enzo Untungkan City, Arsenal Kena Dampaknya

Evaluasi mendalam dilakukan berdasarkan catatan performa buruk yang ia alami selama mengikuti rangkaian turnamen di Benua Biru beberapa waktu lalu. Kekurangan yang ditemukan selama di Eropa menjadi bahan pembenahan utama tim pelatih demi menghadapi ketatnya persaingan di level Asia.

Putri menyadari sepenuhnya bahwa peta kekuatan sektor tunggal putri saat ini masih sangat didominasi oleh pemain-pemain tangguh asal Asia. Dominasi para pemain dari Benua Kuning tersebut diakuinya menjadi tantangan tersendiri yang jauh lebih berat dibandingkan turnamen sebelumnya.

Pengalaman pahit saat berlaga di Swis Open menjadi salah satu poin evaluasi penting bagi atlet kelahiran Tangerang tersebut. "Kemarin waktu di Swis saya kalah dari Supanida Katethong (Thailand), permainan aku tidak keluar," ucapnya.

Baca Juga: Agenda Padat Timnas Indonesia 2026, Ujian Berat Era Herdman

Kekalahan di ajang All England saat berhadapan dengan peringkat satu dunia juga memberikan banyak perspektif baru bagi pola permainannya. "Dan di All England masih kalah lagi sama An Se Young, jadi aku banyak belajar."

Berdasarkan hasil undian Kejuaraan Asia 2026, langkah Putri diprediksi akan menemui jalan terjal karena ia menempati posisi unggulan keenam. Ia berada dalam satu bagan yang sama dengan para pemain elite seperti Akane Yamaguchi, Ratchanok Intanon, hingga Wang Zhi Yi.

Secara statistik di atas kertas, Putri tercatat hanya mampu bermain imbang saat berhadapan dengan wakil Thailand, Ratchanok Intanon. Rekor pertemuan keduanya saat ini masih bertahan di angka 1-1, yang menunjukkan kekuatan mereka tergolong cukup setara di lapangan.

Baca Juga: Rosenior Tegaskan Sanksi Enzo Fernandez demi Jaga Integritas Chelsea

Namun, rekor pertemuan melawan Akane Yamaguchi dan Wang Zhi Yi menunjukkan statistik yang berbanding terbalik bagi pebulu tangkis Indonesia ini. Dalam tujuh kali pertemuan melawan kedua raksasa tersebut, Putri tercatat belum pernah sekalipun berhasil meraih satu kemenangan pun.

Putri menegaskan bahwa statistik masa lalu tidak akan menyurutkan semangatnya untuk memberikan pembuktian nyata saat pertandingan dimulai nanti. "Iya nanti kita bisa buktikan saja di lapangan. Terakhir saya juga lawan Akane juga kalah dan belum bisa menembus juga."

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X