Sportlinknews - Perjuangan wakil Indonesia di babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026 akan dimulai pada Jumat, 5 Juni 2026, di Istora Senayan, Jakarta.
Tujuh wakil Merah Putih dari empat sektor akan berusaha menjaga asa tuan rumah untuk meraih gelar pada turnamen level Super 1000 tersebut.
Laga akan dibuka oleh wakil tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, yang menghadapi unggulan keempat asal China, Chen Yu Fei.
Baca Juga: Raphinha Buka Titik Lemah Brasil Jelang Piala Dunia 2026
Pertemuan ini menjadi ujian berat bagi Putri yang sebelumnya tampil impresif dengan menyingkirkan Michelle Li dari Kanada di babak 16 besar.
Setelah itu, perhatian akan beralih ke sektor ganda putra yang berpeluang menghadirkan skenario ideal bagi Indonesia.
Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan lebih dulu menantang unggulan kedelapan asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Baca Juga: Diks: Jay Sulit Digantikan, Tapi Ridho Siap Memimpin
Raymond/Joaquin datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Jika mampu kembali membuat kejutan, Raymond/Joaquin akan melangkah ke semifinal dan membuka peluang terciptanya duel sesama Indonesia.
Skenario tersebut bisa menjadi kenyataan apabila Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga mampu melewati hadangan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi.
Baca Juga: Bongkar Dapur Argentina, Di Maria: Hanya Messi yang Pasti Starter
Sabar/Reza saat ini tengah berupaya melanjutkan tren positif setelah berhasil mengatasi perlawanan Huang Di/Liu Yang pada babak sebelumnya.
Apabila kedua pasangan Merah Putih sama-sama melaju ke semifinal, maka Indonesia dipastikan mengamankan satu tempat di final sektor ganda putra.
Pasalnya, Raymond/Joaquin dan Sabar/Reza akan saling berhadapan di babak semifinal.
Baca Juga: FIFA Matchday 2026: Herdman Pastikan Verdonk Siap, Marselino Menunggu Evaluasi Akhir
Peluang Indonesia menambah wakil di semifinal juga datang dari sektor ganda putri melalui pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
Fadia/Tiwi akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Kemenangan akan menjaga peluang Indonesia menempatkan lebih dari satu wakil di empat besar.
Sementara itu, satu tiket semifinal sudah pasti menjadi milik Indonesia dari sektor ganda putri.
Baca Juga: Indonesia International Open 2026 Makin Bergengsi, Juara Dunia Biliar Merapat ke Jakarta
Kepastian tersebut hadir setelah dua pasangan muda Merah Putih, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus saling berhadapan pada babak perempat final.
Sedangkan satu tiket 8 besar lainnya datang dari pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi yang akan menghadapi unggulan lima asal Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Pada pertandingan terakhir yang melibatkan wakil Indonesia, Jonatan Christie akan turun di sektor tunggal putra menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka.
Baca Juga: Indonesia International Open 2026 Makin Bergengsi, Juara Dunia Biliar Merapat ke Jakarta
Di atas kertas, Jonatan lebih diunggulkan. Namun, Tanaka datang dengan modal yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pebulu tangkis Jepang itu secara mengejutkan menyingkirkan unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, dalam dua gim langsung 21-16, 21-11 pada babak sebelumnya.
Hasil tersebut menjadi peringatan bagi Jonatan bahwa lawan yang akan dihadapi sedang berada dalam performa terbaiknya.
Baca Juga: Kenang Kekalahan dari Liverpool, Jordi Alba Mengaku Mentalnya Hancur
Meski demikian, dukungan publik Istora diharapkan kembali menjadi energi tambahan bagi andalan tunggal putra Indonesia tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia Open 2026: Ana/Trias Perpanjang Dominasi atas Pasangan India, Rachel/Febi Ikut Melaju
Banyak Kesalahan Sendiri, Leo/Daniel Tersingkir di Indonesia Open 2026
Fajar Sebut Kekalahan di Indonesia Open 2026 sebagai Penampilan Terburuk Bersama Fikri.
Gagal di Indonesia Open, Apriyani/Lanny Pilih Benahi Permainan Ketimbang Kejar Poin Olimpiade
Indonesia Open 2026: Revans atas Ganda Korea, Jafar/Felisha Bangun Lagi Kepercayaan Diri di Istora.