SportlinkNews - Usai nihil gelar di French Open 2024, pebulutangkis Indonesia menapak ke All England. Turnamen bergengsi ini dituntut berjuang keras. Bahkan patut dijadikan 'penebusan dosa' setelah rentetan kegagalan.
All England adalah kejuaraan bulutangkis tertua di dunia. Kejuaraan ini pertama kali diadakan pada tahun 1898 di Guildford, Inggris.
All England 2024 merupakan kejuaraan yang termasuk dalam level BWF Super 1000 atau kategori tertinggi dalam turnamen bulu tangkis dunia. Kejuaraan All England 2024 akan berlangsung di Arena Utilita Birmingham, Inggris pada 12-17 Maret 2024.
Baca Juga: Bulutangkis Indonesia Nirgelar di French Open 2024, Raihan Terbaik Hanya Chico
BWF menggelontorkan total 1,30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 20,36 miliar untuk para pemenang yang tersebar dalam lima nomor, yakni tunggal putra, putri, ganda putra, putri, dan campuran.
Indonesia sudah mengumpukan 50 gelar sepanjang keikutsertaannya. Ganda putra paling banyak dengan merebut 23 gelar disusul tunggal putra 15 gelar, ganda campuran enam gelar, tunggal putri empat gelar, dan ganda putri dua gelar.
Tahun lalu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang keluar sebagai juara. Edisi sebelumnya, Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri yang menuai sukses.
Kini, tentu beban berat di puncak pebulutangkis Indonesia setelah paceklik gelar di French Open. Ganda putra paling banyak dengan merebut 23 gelar disusul tunggal putra 15 gelar, ganda campuran enam gelar, tunggal putri empat gelar, dan ganda putri dua gelar.
"Dengan waktu yang sempit menuju All England, saya harap semua bisa memperbaiki penampilannya," ucap Kabid Binpres PBSI Ricky Soebagdja dalam kutipan cepatnya melalui PBSI.
Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting akan meladeni tunggal Taiwan Chia Hao Lee di babak pertama. Jonatan Christie vs Chou Tien Chen (Chinese Taipei) serta semifinalis Frenc Open 2024 menghadapi hico Aura Dwi Wardoyo vs Priyanshu Rajawat (India).
Kemudian di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung bersua dengan Yeo Jia Min (Singapura). Sejauh ini Gregoria unggul 6-3 atas Yeo dari 9 pertemuan terakhir.
Lalu di ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan mendapat tantangan serius. The Daddies dihadapkan seeded 1 dari India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana memang relatif mendapat lawan mudah yakni Alexander Dunn/Adam Hall (Scotlandia).
Artikel Terkait
Apakah Anda Pengendara Sepeda Dengan Kepadatan Tulang Rendah?
Krusial, Timnas Indonesia Vs Vietnam Disiarkan Langsung RCTI
4 Keputusan Penting NOC Indonesia, Keanggotaan PP PTMSI Dicabut
Dewa United Banten Menggila, Rookie Radhityo Wibowo Mempesona